Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Lansia Diduga Ditinggalkan Keluarga di RS Grand Med Lubuk Pakam, Kini Kritis di ICU

Mistar.idJumat, 6 Maret 2026 21.42
journalist-avatar-top
HS
lansia_diduga_ditinggalkan_keluarga_di_rs_grand_med_lubuk_pakam_kini_kritis_di_icu

Kondisi Nur Aini di Rumah Sakit Grand Med Lubuk Pakam. (foto:sembiring/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Seorang perempuan lanjut usia bernama Nur Aini (58) diduga ditelantarkan oleh pihak keluarganya setelah diantar berobat ke Rumah Sakit Grand Med Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Saat ini, pasien menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis di ruang ICU.

Informasi dari pihak rumah sakit, Nur Aini dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Minggu (3/1/2026) sekitar pukul 00.14 WIB oleh tiga orang, termasuk seorang perempuan yang mengaku bernama Roseli dan disebut sebagai sepupu pasien.

Namun, setelah proses pendaftaran selesai, ketiga orang tersebut diduga meninggalkan rumah sakit. Mereka hanya menitipkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik pasien sebelum pergi.

Humas RS Grand Med Lubuk Pakam, Emra Sinaga, membenarkan bahwa pasien tersebut diduga ditinggalkan oleh pihak keluarga setelah diantar ke rumah sakit.

Menurutnya, pihak rumah sakit sempat mencoba menghubungi nomor telepon yang dicantumkan pada formulir pendaftaran. Namun, orang yang menerima panggilan tersebut mengaku tidak mengenal pasien.

“Nomor yang dituliskan ternyata bukan nomor keluarga pasien. Kami berharap pihak keluarga dapat datang karena kondisi pasien saat ini semakin memburuk di ruang ICU,” ujar Emra.

Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan biaya perawatan pasien ditanggung oleh BPJS Kesehatan karena Nur Aini tercatat sebagai peserta aktif.

Saat ini, pasien diketahui mengalami infeksi paru-paru dan penurunan kesadaran. Dari keterangan perawat, pada hari pertama menjalani perawatan, Nur Aini masih sempat berkomunikasi.

Ia menyampaikan memiliki seorang anak perempuan yang disebut tinggal di Bandung.

Sementara itu, Kepala Desa Hamparan Perak, Helmi, membenarkan bahwa Nur Aini merupakan warga Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Namun menurutnya, yang bersangkutan sudah lama tidak tinggal di desa tersebut.

“Setelah suaminya meninggal beberapa tahun lalu, yang bersangkutan pergi dari desa dan sejak itu tidak diketahui lagi keberadaannya,” kata Helmi, Jumat (6/3/2026).

Pihak rumah sakit berharap ada keluarga atau kerabat yang datang untuk mendampingi pasien di tengah kondisinya yang semakin kritis. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN