Thursday, June 25, 2026
home_banner_first
SUMUT

Kepala Sekolah SMAN 1 Tigalingga Klarifikasi Masalah Uang Komite Rp70 Ribu

Mistar.idKamis, 25 Juni 2026 pukul 14.23 WIB
kepala_sekolah_sman_1_tigalingga_klarifikasi_masalah_uang_komite_rp70_ribu

Kepala SMA Negeri 1 Tigalingga, Indra Syahputra Padang. (Foto: Indra/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID - Kepala Sekolah SMAN 1 Tigalingga, Kabupaten Dairi, Indra Syahputra Padang, memberikan klarifikasinya mengenai adanya biaya komite yang dikutip dari siswa sebesar Rp70.000 per bulan.

Menurut Indra, pihak sekolah tidak pernah mengutip uang komite dengan jumlah yang disebutkan. Sebab, sekolah hanya menerima Biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sebesar Rp70.000.

"Menanggapi sejumlah informasi yang beredar di masyarakat, saya menyebut informasi itu tidak benar, tidak sesuai fakta di lapangan. Apalagi soal besaran biaya dan jumlah siswa," kata Indra melalui pesan WhatsApp, Kamis (25/6/2026).

Ia juga menjelaskan, tidak semua siswa membayar uang SPP sebesar Rp70.000 per orang setiap bulan karena beberapa kategori siswa bahkan digratiskan.

"Tidak ada uang komite, yang ada hanya uang SPP sebesar Rp70 ribu. Ada pula ketentuan, siswa yatim piatu dan siswa dari keluarga kurang mampu yang melampirkan surat keterangan dari pemerintah setempat tidak akan dikenakan biaya SPP,” ucapnya.

Masih dikatakan Indra, “siswa yatim atau piatu hanya membayar setengah, yakni Rp35 ribu. Jika terdapat dua atau tiga saudara kandung yang bersekolah di sini, maka anak tertua membayar penuh Rp70 ribu, sedangkan yang lainnya hanya membayar setengah. Jadi, tidak ada uang komite sebesar Rp70 ribu."

Mengenai jumlah pasti siswa di sekolah tersebut, Indra masih mau mengonfirmasinya ke bendahara sekolah. "Nanti ya, saya tanya dulu bendahara sekolah," kata Indra.

Informasi yang beredar di masyarakat saat ini disebutkan jumlah pengutipan uang komite di SMAN 1 Tigalingga nilainya mencapai Rp1 miliar per tahun. Ditambah adanya dana BOS senilai Rp1,5 miliar. Dengan dana BOS yang cukup besar, banyak masyarakat yang mempertanyakan adanya dana komite yang dikutip setiap bulan. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN