Kemenkes Akan Kunjungi RSUD Sidikalang Terkait Hibah Alkes Rp43 Miliar

Bangunan gedung Cathlab RSUD Sidikalang. (Foto: Manru/Mistar)
Sidikalang, MISTAR.ID
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia melalui tim asesor segera mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang terkait proses penyaluran bantuan hibah alat kesehatan senilai lebih dari Rp43 miliar.
Visitasi tersebut merupakan tindak lanjut setelah rampungnya proyek pembangunan gedung Penyediaan Fasilitas Kesehatan untuk Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP), serta belanja modal bangunan kesehatan untuk penguatan layanan unggulan KJSU-KIA (sarana cathlab).
“Kemenkes segera kunjungan, namun jadwalnya belum ditentukan. Tim akan turun jika komponen bangunan gedung cathlab sudah selesai 100 persen,” kata Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Penunjang Medik RSUD Sidikalang, dr. Lestina Sianturi, melalui telepon kepada Mistar, Kamis (19/3/2026).
Ia menyebutkan, dari sisi sumber daya manusia (SDM) telah siap 100 persen. Namun, untuk progres bangunan bukan menjadi kewenangannya.
“Jika komponen gedung telah selesai, mudah-mudahan suplai alkes hibah dari Kemenkes berjalan lancar ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin, saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, berdasarkan hasil rapat bersama di RSUD pada Rabu (11/3/2026), pekerjaan gedung ditargetkan rampung 100 persen setelah Lebaran.
“Itulah laporan dari seluruh tim yang terlibat. Jadi, tidak benar bantuan hibah alat tersebut terancam batal karena belum selesai gedungnya,” kata Surung.
Ada beberapa alat yang dihibahkan tahun ini juga. Di sisi lain, ada tiga alat yang diundur disalurkan, seperti CT-Scan, Mammografi, dan Catlab karena masih banyak proses yang harus disiapkan secara komprehensif.
“Seperti yang sudah dijelaskan di dalam surat, hibah alat bisa diterima dalam rentang waktu 2026 hingga 2027," tuturnya.
Sedangkan salah satu pekerja mengatakan pembangunan hanya tinggal finishing, seperti lantai epoxy, pemasangan wastafel, serta pengecatan sudut bangunan.
“Besok, Jumat (20/3/2026), diperkirakan sudah selesai,” ujar salah seorang pekerja.
RSUD Sidikalang menjadi salah satu rumah sakit jejaring penerima hibah alat kesehatan dalam program KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Uro-nefrologi, Kesehatan Ibu dan Anak) melalui program SIHREN (Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral) Kementerian Kesehatan.
Adapun usulan bantuan hibah alat kesehatan tersebut telah diajukan sejak tahun 2024, disetujui oleh Kemenkes, dan direncanakan diterima pada tahun 2026 hingga 2027.
Diantaranya:
- CT-SCAN 64 slide 1 unit
- Catlab mono plane 1 unit
- Mammografi 1 unit
- Air warming blanket 1 unit
- Incubator bayi nicu 3 unit
- Pulse co-oximeter for neonatus & infant 5 unit
- Sed AGD bed side nicu 1 unit
- USG Echo portable neonatus 1 unit
- Ventilator konvensional anak/dewasa 3 unit
- Ventilator konvensional bayi nicu 2 unit
Alat yang datang pada 2026:
- Air warming blanket 1 unit
- Incubator bayi nicu 3 unit
- Pulse co-oximeter for neonatus & infant 5 unit
- Sed AGD bed side nicu 1 unit
- USG Echo portable neonatus 1 unit
- Ventilator konvensional anak/dewasa 3 unit
- Ventilator konvensional bayi nicu 2 unit. (hm20)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER


















