Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Jembatan Sei Kualanamu di Deli Serdang Ditutup Sementara, Akses Warga Terganggu

Mistar.idJumat, 9 Januari 2026 pukul 19.55 WIB
jembatan_sei_kualanamu_di_deli_serdang_ditutup_sementara_akses_warga_terganggu

Jembatan Sei Kualanamu yang ditutup sementara. (foto:sembiring/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Jembatan Sei Kualanamu yang berada di belakang Kantor Bupati Deli Serdang, tepatnya di dekat Kantor Samsat Desa Pagar III, Kecamatan Lubuk Pakam, saat ini ditutup sementara dan tidak dapat dilintasi kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Penutupan dilakukan karena jembatan tersebut masih dalam tahap penyelesaian pekerjaan akhir. Jembatan yang mulai dibangun pada September 2025 itu memiliki panjang sekitar 18 meter dengan lebar 8,6 meter, dan didesain dengan konsep modern.

Pekerjaan konstruksi dikebut agar jembatan segera dapat difungsikan, namun sejumlah bagian masih belum rampung. Pantauan di lokasi, Jumat (9/1/2026), terlihat pekerja masih melakukan perbaikan pada bagian atas jembatan, termasuk pembenahan besi konstruksi.

Di sisi kiri dan kanan jembatan, pekerjaan plesteran tahap akhir juga masih berlangsung. Pihak pelaksana proyek telah memasang tanda peringatan bahwa jembatan tidak dapat dilalui sama sekali.

Jembatan Sei Kualanamu merupakan akses vital yang menghubungkan Kelurahan Syahmad dengan Desa Tanjung Garbus. Selama proses pembangunan, mobilitas warga di kedua wilayah ini kerap terganggu.

Kondisi akses semakin sulit ketika banjir besar melanda kawasan tersebut pada November 2025. Saat itu, jembatan darurat di sisi jembatan utama hanyut terbawa arus Sungai Sei Kualanamu hingga ke bantaran sungai dekat MAN 2 Deli Serdang.

Akibat terputusnya akses, banyak pengendara dari arah Kelurahan Syahmad maupun Desa Tanjung Garbus mengalami kesulitan. Tidak sedikit yang terlanjur melintas dan baru menyadari jembatan belum dapat digunakan, sehingga terpaksa memutar balik dengan jarak tempuh cukup jauh.

“Sempat bisa dilalui, sekarang sudah ditutup lagi dan tidak bisa dilintasi,” ujar Sabri, salah seorang warga setempat. (hm2)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN