Hadiri Pesta Rondang Bintang, Bupati Deli Serdang Berharap Gaungnya ke Daerah Lain


hadiri pesta rondang bintang bupati deli serdang berharap gaungnya ke daerah lain
Deli Serdang, MISTAR.ID
Bupati Deli Serdang, H.Ashari Tambunan hadiri penutupan Pesta Rondang Bintang I Tahun 2022 di Balai Bolon Kecamatan Bangun Purba, Sabtu malam (26/11/22).
“Saya berbahagia bisa hadir bersama keluarga besar masyarakat Simalungun di Deli Serdang pada Pesta Rondang Bintang tahun 2022. Esensi tradisi ini adalah bentuk kegembiraan dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang didapat dan juga sebagai ajang dalam pencarian jodoh bagi muda-mudi yang diwujudkan dengan mengadakan pesta,” kata H.Ashari Tambunan di hadapan para tokoh-tokoh dan masyarakat Simalungun.
Pada kesempatan itu Ashari menyebutkan bahwa keanekaragaman suku bangsa yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, merupakan sebuah gambaran betapa besar dan kayanya Indonesia.
Baca juga:Bentuk Pelestarian Budaya, Masyarakat Huta Lama Gelar Ritual Maranggir di Bah Damanik
Seperti suku Simalungun adalah satu dari sekian banyak suku di Indonesia. Sebagai sebuah suku, Simalungun juga memiliki sistem kebudayaan leluhur yang sudah lama ada dan menjadi norma dalam kehidupan bermasyarakat, seperti bahasa, kesenian, filosofi hidup yang berpengaruh pada kondisi lingkungan dan geografisnya.
Ashari Tambunan juga berharap, gaung tradisi tersebut bisa sampai ke daerah-daerah lainnya di Deli Serdang, sehingga nantinya seluruh masyarakat di dapat memahami nilai-nilai yang terkandung dari tradisi itu.
Bupati menambahkan, berdasarkan catatan sejarah yang ada, suku asli masyarakat yang berdiam Kabupaten Deli Serdang adalah Simalungun, Melayu dan Karo atau disebut dengan Simekar.
“Sekarang, selain Simekar, Deli Serdang menjadi tempat tinggal dan berkegiatan berbagai suku dan etnis lain di Indoensia,” paparnya, seraya berharap masyarakat Simalungun harus punya rasa memiliki serta sebagai keluarga asli Kabupaten Deli Serdang.
Penyebutan nama Kabupaten Deli Serdang, tambah Ashari, karena dulu pernah ada Kerajaan Deli dan Kerajaan Serdang. Tapi penduduk asli, pemilik Deli Serdang bukan sekadar orang Deli dan Serdang sebagai representasi masyarakat Melayu, tapi juga masyarakat Simalungun dan Karo.
“Pemerintah akan merevitalisasi atau membangun kembali bila perlu situs-situs yang telah ada atau ditemukan, dan kesemuanya akan menjadi inspirasi bagi genarasi Deli Serdang di masa yang akan datang,” tandas Bupati Ashari Tambunan.
Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP)/Presidium Parhuta Maujana Simalungun (PMS), Marsiaman Saragih, mengaku tergugah hatinya setelah mendengarkan Mars Deli Serdang.
Marsiaman memberi apresiasi kepada Bupati Deli Serdang yang telah menopang serta mendorong pelaksanaan Pesta Rondang Bintang.
Baca juga:Oukup Spa, Sehat dengan Mandi Rempah Tradisional Khas Sumatera Utara
“Kalau aslinya, Rondang Bintang dilakukan pada saat terang bulan dihadiri para muda-mudi. Untuk sekarang, bagi kita yang mencintai seni budaya silakan melaksanakan pesta tersebut. Seni ini harus dipertahankan dan dilestarikan. Kalau bisa, sekali dalam satu tahun dan diisi berbagai kegiatan dan perlombaan,” harapnya.
Hadir pula di acara itu, tokoh masyarakat Simalungun, Dr Parlindungan Purba, Idris Sinaga; anggota DPRD Deli Serdang, Mikail TP Purba dan Agustiawan Saragih Sekda Deli Serdang, H Timur Tumanggor bersama Staf Ahli, Kepala OPD, ketua panitia yang juga Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan, Kurnia Boloni Sinaga, Camat Bangun Purba, Raden Mewah Ristanto beserta Muspika; kepala desa se-Kecamatan Bangun Purba, tokoh adat dan agama.(rinaldi/hm06)