Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Gubernur Bobby Tarik Kembali Bantuan Traktor di Asahan yang Dinilai Tak Sesuai

Mistar.idRabu, 26 November 2025 pukul 13.36 WIB
gubernur_bobby_tarik_kembali_bantuan_traktor_di_asahan_yang_dinilai_tak_sesuai

Gubsu Bobby Nasution mengecek bantuan alinstan yang diberikan untuk kelompok tani di Asahan. (foto: perdana/mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menarik kembali bantuan traktor alat mesin pertanian (alsintan) yang baru saja diserahkan kepada kelompok tani di Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Selasa (26/11/2025) sore.

Keputusan itu diambil setelah seorang ketua kelompok tani, Wamidon Sinaga, menyampaikan keluhan bahwa alsintan yang diterima tidak sesuai dengan kondisi lahan pertanian mereka.

Menurutnya, mayoritas sawah di Desa Rawang Lama masih berupa lahan rawa sehingga traktor tersebut tidak dapat digunakan tanpa penggantian sparepart yang biayanya mencapai belasan juta rupiah.

“Terima kasih atas bantuannya, Pak. Tapi alat ini tidak bisa kami gunakan untuk membajak. Karena sawah di Desa Rawang Lama ini masih rawa, jadi tidak cocok alsintan yang diberikan,” ujar Wamidon di hadapan Bobby.

Mendengar keluhan tersebut, Bobby langsung memanggil Kepala Dinas Pertanian Sumut dan menegaskan bahwa setiap bantuan pemerintah harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bukan sekadar disalurkan tanpa mempertimbangkan kebutuhan di lapangan.

“Pak Kadis, ini yang selalu saya ingatkan. Tugas kita bukan hanya memberikan bantuan lalu selesai. Pastikan bantuan itu tepat guna,” kata Bobby.

Kepala Dinas yang awalnya duduk di belakang kemudian berdiri mendengarkan arahan tersebut. Bobby pun memerintahkan agar seluruh alsintan yang tidak sesuai spesifikasi ditarik kembali. “Tolong tarik semua barangnya dan ganti dengan yang sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Bobby juga meminta maaf kepada kelompok tani bermarga Sinaga tersebut karena mereka harus mengeluarkan biaya tambahan hingga Rp17 juta hanya untuk mengganti ban agar traktor itu bisa digunakan.

“Bukannya mengurangi biaya, malah menambah. Kapan ini bisa diganti?” tanya Bobby, yang langsung dijawab oleh pihak dinas bahwa penggantian akan dilakukan minggu depan.

“Pak Sinaga, nanti alatnya ditarik dan diganti, ya. Minggu depan datang lagi yang baru,” ucap Bobby, disambut tepuk tangan petani setempat. (hm24)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN