Erosi Sungai Bah Hapal Ancam 4 Rumah Warga di Batu Bara, Jarak ke Bibir Sungai Tinggal 1 Meter

Kondisi rumah Emmina Siregar yang nyaris tergerus erosi air sungai Bah Hapal. (foto:polsekindrapura/mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID
Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Batu Bara menyebabkan Sungai Bah Hapal meluap dan menggerus bantaran sungai, hingga kini 4 rumah warga di Dusun V, Desa Perkebunan Tanjung Kasau, Kecamatan Laut Tador terancam lenyap akibat erosi.
Mengetahui kondisi tersebut, Kapolsek Indra Pura AKP Reynold Silalahi bersama jajarannya dan Kepala Desa Perkebunan Tanjung Kasau, Suheri, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan pada Kamis (23/10/2025).
Menurut AKP Reynold Silalahi, pihaknya meninjau langsung lokasi untuk memastikan tingkat kerusakan dan ancaman yang ditimbulkan oleh erosi sungai.
“Kami bersama unsur Muspika dan kepala desa hadir untuk memastikan kondisi di lapangan, sekaligus mencari solusi agar dampak erosi dapat diminimalisir,” ujar Reynold.
Ia menegaskan bahwa keamanan warga menjadi prioritas utama, dan pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Batu Bara, BPBD, serta Dinas PUTR guna mencari langkah penanganan cepat.
“Hasil pengecekan ini akan segera kami laporkan agar ada tindakan konkret untuk mencegah kerusakan lebih parah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Perkebunan Tanjung Kasau, Suheri, menyebut kondisi 4 rumah warga kini sangat memprihatinkan.
“Jarak antara bibir sungai dan rumah warga hanya sekitar satu meter saja. Kalau hujan deras terus turun, rumah bisa saja ambruk ke sungai,” ujarnya.
Adapun empat rumah yang terancam longsor akibat erosi sungai tersebut milik Emmina Siregar, Bona Tampun Tampubolon, Siti Nuriati Purba, dan Rumintang Situmorang.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan, seperti pemasangan bronjong atau tanggul penahan, agar erosi tidak semakin meluas dan menelan rumah mereka. (hm27)



















