Dua Aktivis Interupsi Rapat Paripurna DPRD Dairi, Minta Klarifikasi Bupati

Aksi interupsi warga di rapat DPRD Dairi (Foto: Istimewa/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID
Dua pengunjung rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dairi, Andi Silalahi dan Arif Manik, melakukan interupsi mendadak dengan meminta klarifikasi dari Bupati Dairi, Vickner Sinaga.
Interupsi itu disampaikan saat sidang baru dibuka oleh Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani, dengan agenda rapat paripurna penyampaian rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Dairi Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Gedung DPRD Dairi, Kamis (30/4/2026).
Aksi keduanya sempat membuat suasana paripurna riuh. Pimpinan sidang, Sabam Sibarani, kemudian memberikan kesempatan kepada Andi untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi, sebagaimana terlihat dalam video yang beredar.
“Interupsi kami lakukan guna meminta klarifikasi langsung terhadap Bupati Dairi, Vickner Sinaga, atas komentar akun yang diduga milik beliau pada unggahan terkait video aksi kami memancing ikan dan menanam jagung di jalan rusak parah di jalur Pakpak-Sidikalang. Aspirasi dan kritik kami justru dianggap nyinyir,” ujar Andi, Jumat (1/5/2026).
Ia menilai komentar tersebut melukai perasaan mereka sebagai pemuda yang peduli terhadap daerah.
“Komentar itu sangat melukai hati kami sebagai pemuda yang peduli kampung halaman. Ketika kami menyampaikan kebenaran atau aspirasi justru dianggap nyinyir. Apakah kami salah menyampaikan keresahan di ruang publik? Kami sayang Dairi dan berharap program yang dijalankan benar-benar memprioritaskan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Andi juga menyebut kondisi jalan rusak tersebut kerap menimbulkan kecelakaan.
“Informasi yang kami dapat, jalan rusak itu sering memakan korban karena berlubang dan tergenang air, terutama pada malam hari. Kerap terjadi benturan antar sepeda motor hingga menimbulkan kerusakan. Aksi kami murni spontan karena prihatin atas keluhan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Satres Narkoba Dairi Tangkap Pria Parbuluan, Sita Sabu, Ganja, dan Pil Ekstasi di Warung Kopi
Ia juga mempertanyakan keaslian akun yang memberikan komentar tersebut.
“Kami tidak tahu apakah akun itu benar milik Bupati. Itu sebabnya kami meminta klarifikasi langsung. Namun, Bupati tidak menjawab, sehingga kami memilih meninggalkan ruangan,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Dairi, Vickner Sinaga, saat dikonfirmasi Mistar melalui WhatsApp terkait aksi tersebut belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.




















