Thursday, June 18, 2026
home_banner_first
SUMUT

Diskominfo Tapteng Gandeng Salah Satu Provider Atasi Blank Spot Internet di 28 Desa

Mistar.idKamis, 30 April 2026 13.24
journalist-avatar-top
FM
diskominfo_tapteng_gandeng_salah_satu_provider_atasi_blank_spot_internet_di_28_desa_

Plh Kadis Kominfo Tapteng, Budi Joniar H Siahaan, saat menerima kunjungan tim PT Telkomsel (Persero). (foto: Dsikominfo Tapteng/Mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama Telkomsel menyepakati kolaborasi untuk mengatasi blank spot internet atau wilayah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi di Tapteng.

Kesepakatan tersebut terungkap saat Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kominfo Tapteng, Budi Joniar H. Siahaan, menerima kunjungan tim Telkomsel Site Regional Padangsidimpuan di ruang kerjanya.

Budi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan Telkomsel, mengingat wilayah Sibolga–Tapteng berada dalam cakupan kerja Telkomsel Padangsidimpuan.

“Kami memang ada sampaikan data-data teknis kondisi dan kebutuhan ketersediaan internet di 28 desa melalui pembangunan menara telekomunikasi dan bantuan WiFi oleh Bakti Komdigi, Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara hingga provider site termasuk akses internet WiFi dan hotspot gratis,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menegaskan hasil kesepakatan ini akan segera dikoordinasikan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Bappeda Tapteng.

“Kami berharap kita dapat kolaborasi dan bersinergi mengatasi blankspot internet di beberapa desa wilayah Tapteng melalui dukungan Telkomsel dan provider site (operator) telekomunikasi lainnya sehingga lebih cepat dapat teratasi,” katanya.

Manager Network Operation and Productivity, Wisnu Pranadi, menegaskan komitmen Telkomsel untuk mendukung peningkatan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Tapteng.

“Apalagi selama ini sejak tanggap darurat hingga transisi darurat ke pemulihan terus berkoordinasi terkait kondisi internet menara telekomunikasi dan pentingnya keberadaan pasokan listrik khususnya dari Perusahaan Listrik Negara (PLN),” ucapnya.

Wisnu juga memaparkan kondisi infrastruktur Telkomsel yang telah beroperasi di Tapteng serta berbagai langkah strategis yang dapat dilakukan melalui kolaborasi untuk mengatasi blank spot internet di desa-desa.

Menurutnya, ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan ke depan, termasuk pembangunan menara telekomunikasi baru oleh operator seluler maupun optimalisasi bantuan yang telah disalurkan melalui program pemerintah.

“Kondisi blank spot internet juga dapat diatasi melalui pembangunan menara telekomunikasi oleh provider site dan operator telepon selular seperti Telkomsel,” katanya.

Namun, ia menekankan langkah tersebut harus mempertimbangkan kondisi demografi, geografis, serta ketersediaan listrik. Selain itu, pemanfaatan menara yang sudah ada di desa, atau dikenal sebagai tower “backpacker”, juga menjadi salah satu solusi yang dinilai efektif.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN