Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bobby Nasution Dorong Pemda Sumut Manfaatkan Pendanaan Non-APBD untuk Pembangunan

Mistar.idSenin, 24 November 2025 18.27
journalist-avatar-top
MI
bobby_nasution_dorong_pemda_sumut_manfaatkan_pendanaan_nonapbd_untuk_pembangunan

Gubernur Sumut Bobby Nasution Sosialisasi Pembiayaan dan Penjamin Infrastruktur Daerah di Aula Tengku Rizal Nurdin. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menyatakan siap membantu kabupaten dan kota yang ingin memanfaatkan pendanaan alternatif non-APBD untuk pembangunan daerahnya masing-masing.

Skema pembiayaan yang paling banyak digunakan saat ini melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), dua BUMN di bawah Kementerian Keuangan.

Bobby Nasution mengatakan daerah-daerah di Sumut dapat menjadikan kedua perusahaan tersebut sebagai alternatif pendanaan, dan nantinya pembayaran bunga dapat dibantu melalui Bantuan Keuangan Provinsi (BKP).

Hal itu disampaikannya saat Sosialisasi Pembiayaan dan Penjamin Infrastruktur Daerah di Aula Tengku Rizal Nurdin, Senin (24/11/2025).

“Mungkin bisa kita bantu untuk pembayaran bunganya. Apakah nanti setengah-setengah atau berapa persen, jadi BKP, tidak bulat langsung ke daerah,” ujarnya di hadapan perwakilan Pemerintah Daerah se-Sumut.

Menurut Bobby, kebijakan ini penting agar pembangunan di Sumut tetap berjalan di tengah penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) pada 2026 mendatang. Pembangunan jalan masih menjadi persoalan yang paling sering ditemui di kabupaten dan kota.

“Konektivitas (jalan) antar kabupaten, kecamatan, desa, kelurahan, ini janji yang paling sering diucapkan (saat kampanye). Kami mencoba memfasilitasi agar SMI dan PII bisa memandu dan memberikan informasi tentang skema kerja samanya,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa, mengatakan Sumut saat ini menjadi debitur aktif PT SMI bersama lima provinsi lainnya di Pulau Sumatera.

“Pembangunan jalan menjadi proyek yang paling dominan dalam pemanfaatan pembiayaan PT SMI di Sumut, dan ini merupakan proyek yang sangat penting untuk pembangunan daerah,” katanya.

Faaris menjelaskan total nilai proyek pembiayaan publik di Pulau Sumatera mencapai Rp2,76 triliun. Sementara itu, di Sumut terdapat enam kabupaten dan kota yang menjadi debitur dengan total komitmen sekitar Rp956,2 miliar. (hm27)