Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

666 Narapidana Lapas Lubuk Pakam Terima Remisi Idulfitri 1447 H, Jadi Momentum Perbaiki Diri

Mistar.idSabtu, 21 Maret 2026 pukul 14.08 WIB
666_narapidana_lapas_lubuk_pakam_terima_remisi_idulfitri_1447_h_jadi_momentum_perbaiki_diri

Sebanyak 666 narapidana beragama muslim di Lapas Lubuk Pakam mendapat remisi. (foto:dokumen/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Pakam, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, memberikan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada 666 narapidana beragama Islam, Sabtu (21/3/2026).

Kegiatan penyerahan remisi tersebut dilaksanakan di aula terbuka Lapas Lubuk Pakam dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Lubuk Pakam, Hakim Sanjaya, didampingi jajaran pejabat struktural serta staf.

Pemberian remisi ini merupakan bagian dari hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, termasuk berkelakuan baik serta aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Dalam kesempatan itu, Kepala Lapas membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.

“Idulfitri bukan hanya kemenangan dalam menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kemenangan dalam mengendalikan diri, menahan amarah, memperbaiki perilaku, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt.,” demikian isi sambutan menteri yang dibacakan.

Selain itu, Idulfitri juga dimaknai sebagai momen refleksi bagi warga binaan, khususnya yang beragama Islam, setelah menjalani proses pembinaan selama bulan Ramadan.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada narapidana dan anak binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Remisi keagamaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan reintegrasi sosial saat kembali ke masyarakat. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN