Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

500 Paket Sembako Disalurkan, Wabup Asahan Rianto Pastikan Warga Sei Dua Hulu Tak Sendirian

Mistar.idRabu, 18 Februari 2026 pukul 21.06 WIB
500_paket_sembako_disalurkan_wabup_asahan_rianto_pastikan_warga_sei_dua_hulu_tak_sendirian

Wabup Asahan memberikan bantuan sembako ke warga yang terkena banjir. (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten Asahan bergerak cepat merespons dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Rabu (18/2/2026). Wakil Bupati Asahan, Rianto, turun langsung ke Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, untuk menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

Sebanyak 500 paket sembako didistribusikan kepada sekitar 300 kepala keluarga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Luapan Sungai Anak Asahan disebut menjadi pemicu utama terendamnya permukiman warga di kawasan tersebut.

“Atas musibah yang terjadi, saya turut berduka dan berempati atas apa yang dirasakan warga yang terdampak banjir,” ujar Rianto di sela-sela penyaluran bantuan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi musibah yang menimpa masyarakat. Menurutnya, tanggung jawab membantu warga bukan hanya berada di pundak pemerintah semata, melainkan juga seluruh pemangku kepentingan.

Banjir yang melanda Desa Sei Dua Hulu disebut berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain merendam rumah warga, bencana tersebut juga mengganggu aktivitas sosial dan perekonomian. Puluhan hektare lahan pertanian warga turut terendam.

Sejumlah warga dilaporkan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari akibat terganggunya akses dan aktivitas kerja. Kondisi inilah yang mendorong Pemerintah Kabupaten Asahan menyalurkan bantuan logistik sebagai langkah tanggap darurat.

“Pemerintah hadir untuk memperhatikan dan berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Selain penanganan darurat, Pemkab Asahan juga terus berupaya mencari solusi jangka panjang untuk meminimalisasi risiko banjir di masa mendatang. Evaluasi dan langkah penanggulangan akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.

Rianto berharap persoalan banjir di wilayah Kabupaten Asahan dapat dituntaskan secara bertahap melalui kerja sama lintas sektor.

“Banjir yang terjadi akibat pendangkalan alur sungai. Kita telah berupaya menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun balai wilayah sungai agar segera dilakukan pengerukan pada sungai yang dangkal ini,” ujarnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN