Saturday, June 6, 2026
home_banner_first
SUMUT

247 Jamaah Haji Asahan Dijadwalkan Tiba di Kisaran pada 9 Juni 2026

Mistar.idSabtu, 6 Juni 2026 11.00
journalist-avatar-top
PR
247_jamaah_haji_asahan_dijadwalkan_tiba_di_kisaran_pada_9_juni_2026

Jamaah haji asal Kabupaten Asahan saat diberangkatkan menuju Tanah Suci. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Ratusan jamaah haji asal Kabupaten Asahan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 dijadwalkan kembali ke tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Sebanyak 247 jamaah diperkirakan tiba di Kisaran pada Selasa (9/6/2026).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Asahan, Jamaluddin, mengatakan seluruh jamaah hingga saat ini dilaporkan dalam kondisi sehat dan siap kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan yang kami terima, seluruh jamaah haji asal Asahan dalam keadaan sehat dan telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji,” ujar Jamaluddin, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Asahan telah menyiapkan seluruh fasilitas penjemputan jamaah, mulai dari kedatangan di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, hingga menuju titik kumpul di Kompleks Gedung Tahfidz Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.

Karena itu, pihaknya mengimbau keluarga jamaah untuk menunggu kedatangan para tamu Allah tersebut di Kisaran dan tidak perlu melakukan penjemputan langsung ke Bandara Kualanamu.

“Kami berharap keluarga jamaah dapat menunggu di lokasi yang telah ditentukan di Kisaran. Seluruh proses penjemputan dari bandara hingga tiba di Asahan sudah difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Asahan,” katanya.

Meski demikian, Jamaluddin mengingatkan jadwal kepulangan jamaah masih berpotensi mengalami perubahan menyesuaikan kondisi cuaca maupun faktor teknis lainnya yang dapat memengaruhi penerbangan.

“Sesuai jadwal yang telah disusun, jamaah diperkirakan tiba di Kisaran pada Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi penerbangan,” jelasnya.

Ia juga berharap seluruh jamaah dapat tiba dengan selamat dan tetap menjaga kesehatan setelah menjalani perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.

“Kami berharap seluruh jamaah kembali dalam keadaan sehat, menjadi haji yang mabrur, serta dapat menjadi teladan di tengah masyarakat setelah kembali ke daerah masing-masing,” ucap Jamaluddin.

Sementara itu, masa tunggu keberangkatan haji reguler di Indonesia saat ini rata-rata mencapai sekitar 26 tahun. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah menerapkan sistem pemerataan kuota dan masa tunggu secara nasional guna menciptakan keadilan bagi calon jamaah di seluruh daerah.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengurangi kesenjangan antrean antarprovinsi sehingga peluang keberangkatan jamaah menjadi lebih merata di berbagai wilayah Indonesia.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN