Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Warga Protes Tarif Angkot dari Tanjung Pinggir ke Kota Siantar Rp10.000

Mistar.idSelasa, 3 Maret 2026 pukul 12.41 WIB
warga_protes_tarif_angkot_dari_tanjung_pinggir_ke_kota_siantar_rp10000

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar, Daniel Siregar, saat ikuti rapat di DPRD. (Foto: Hamzah/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Angkot Sepakat Karya Bersama (SKB) memberlakukan tarif sebesar Rp10.000 untuk satu kali perjalanan dari Terminal Tanjung Pinggir menuju pusat Kota Pematangsiantar. Pemberlakuan tariff ini diklaim memberatkan warga.

Masalah lain, masyarakat tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan SKB karena hanya angkutan tersebut yang bisa masuk ke terminal. Masalah ini telah dilaporkan ke DPRD Kota Pematangsiantar.

Anggota Komisi III, Tongam Pangaribuan, mengatakan telah menerima puluhan aduan warga mengenai tarif angkot ini.

“Pada rapat RDP Senin (2/3/2026), kami telah meminta tanggapan Dinas Perhubungan (Dishub) mengenai masalah tarif angkot. Keluhan datang dari mahasiswa dan warga yang baru tiba di Siantar karena hanya satu angkot yang beroperasi dari dalam terminal. Tarifnya ditetapkan Rp10 ribu tanpa alternatif lain,” ucapnya.

Menurut Tongam, masalah ini harus segera diselesaikan agar tidak menimbulkan kesan adanya dominasi layanan oleh satu pihak. Ia meminta Dishub memastikan regulasi trayek dan pengawasan tarif berjalan sesuai ketentuan.

Kepala Dishub, Daniel Siregar, mengatakan hingga saat ini belum ada angkot maupun angkutan desa yang secara administratif mengurus izin trayek resmi dari Terminal Tanjung Pinggir ke pusat kota.

“Secara perizinan memang belum ada yang mengajukan. Ini sedang kami bahas bersama agar ada kepastian aturan,” katanya.

Ia juga menyebut, struktur kepengurusan Organda Siantar dan Simalungun baru terbentuk pada Februari lalu, sehingga penataan rute dan koordinasi dengan operator angkutan masih dalam proses.

Sebagai solusi jangka pendek, Dishub mempertimbangkan menghadirkan shuttle bus untuk melayani rute terminal–pusat kota. Skema ini akan dikaji dengan mempertimbangkan biaya operasional agar tarif tetap terjangkau masyarakat.

Namun, rencana tersebut masih membutuhkan pembahasan lanjutan dan persetujuan DPRD sebelum direalisasikan. (Hamzah)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN