Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Puluhan Jemaah Haji Pematangsiantar Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci

Mistar.idKamis, 23 April 2026 pukul 13.44 WIB
puluhan_jemaah_haji_pematangsiantar_resmi_diberangkatkan_ke_tanah_suci

Pelepasan jemaah haji Kota Pematangsiantar (foto:ist/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Balai Kota Pematangsiantar pada Kamis (23/4/2026) dini hari. Sebanyak puluhan jemaah calon haji dan hajjah Kota Pematangsiantar Tahun 1447 H/2026 M resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci dalam sebuah seremoni yang dipenuhi doa dan harapan.

Acara pemberangkatan yang dimulai pukul 02.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, bersama jajaran Forkopimda lainnya.

Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, yang secara langsung melepas rombongan, menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Dalam sambutannya, ia mengingatkan para jemaah bahwa perjalanan ini merupakan panggilan spiritual yang luar biasa.

“Jaga kesehatan dan kekompakan selama di Tanah Suci. Ikuti instruksi petugas haji dengan baik, dan yang paling penting, jaga nama baik Kota Pematangsiantar serta bangsa Indonesia di mata dunia,” ujar Wesly di hadapan para jemaah dan keluarga yang memadati Jalan Merdeka.

Sementara itu, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak memastikan seluruh rangkaian keberangkatan berjalan aman dan kondusif. Ia juga turut memberikan doa dan harapan agar para jemaah selamat hingga kembali ke tanah air.

“Kami dari Polres Pematangsiantar siap mendukung penuh pengamanan agar proses keberangkatan ini berjalan lancar. Semoga Bapak dan Ibu sekalian menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah,” tuturnya.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dzulfi Hariri, yang menambah kekhusyukan suasana dini hari tersebut. Doa bersama kemudian dipimpin oleh Ketua MUI Kota Pematangsiantar, Drs. H. M. Ali Lubis, sebagai bekal spiritual bagi para tamu Allah sebelum memulai perjalanan panjang mereka.

Acara ditutup dengan prosesi jabat tangan dan lambaian tangan terakhir dari sanak keluarga yang mengantar. Meski dilaksanakan pada dini hari, antusiasme masyarakat tetap tinggi, mencerminkan kerukunan dan semangat religius yang kuat di Kota Pematangsiantar.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN