Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pengusaha Angkutan Umum di Simalungun Diimbau Tidak Naikkan Tarif Selama Lebaran

Mistar.idSenin, 16 Maret 2026 16.48
journalist-avatar-top
IH
pengusaha_angkutan_umum_di_simalungun_diimbau_tidak_naikkan_tarif_selama_lebaran_

Salah satu angkutan umum di Simalungun. (foto: indra/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Simalungun mengimbau seluruh pengusaha angkutan umum tidak menaikkan tarif secara sepihak selama Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Imbauan tersebut disampaikan untuk menjaga kenyamanan masyarakat, sekaligus menjamin keselamatan pengguna jasa transportasi.

Imbauan itu tertuang dalam surat resmi Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun Nomor 500.11.32.1/69/2026 tertanggal 15 Maret 2026 yang ditujukan kepada pimpinan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Pematangsiantar–Simalungun.

Kepala Dinas Perhubungan Simalungun, Firdaus Girsang, mengatakan operator angkutan diminta tetap mematuhi ketentuan tarif yang telah ditetapkan pemerintah dan tidak membebani masyarakat dengan kenaikan harga selama masa libur keagamaan.

Selain soal tarif, Dishub juga meminta seluruh operator memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan. Pemeriksaan terhadap komponen penting seperti rem, lampu, ban, dan sistem kemudi harus dilakukan sebelum kendaraan digunakan untuk melayani penumpang.

"Kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan atau tidak lulus uji berkala tidak diperbolehkan beroperasi demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," demikian tertulis dalam imbauan tersebut.

Dishub Simalungun juga menegaskan agar sopir angkutan tidak membawa penumpang melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Pengemudi dilarang mengangkut barang yang melampaui daya angkut kendaraan.

Selain itu, pengemudi diminta mengutamakan keselamatan dengan mematuhi rambu lalu lintas, tidak berkendara secara ugal-ugalan, serta beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan.

Melalui imbauan ini, pemerintah daerah berharap pelayanan transportasi selama periode Lebaran di wilayah Simalungun dan sekitarnya tetap aman, nyaman, serta memberikan perlindungan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Firdaus menambahkan, pihaknya menugaskan 72 personel untuk terlibat dalam Ops Ketupat Toba 2026. "Itu semua dibagi dan ditempatkan di Pos Pam, Pos Yan dan Pos Terpadu. Personil yang terlibat sebanyak 72 orang," katanya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN