Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Dekatkan Layanan Publik Melalui MTQ ke-52 di Gunung Malela

Mistar.idRabu, 20 Mei 2026 pukul 18.06 WIB
pemkab_simalungun_dekatkan_layanan_publik_melalui_mtq_ke52_di_gunung_malela

Pelayanan publik saat gelaran MTQ ke-52 Kabupaten Simalungun di Lapangan Bola Kaki PTPN IV Regional I Kebun Bangun, Kecamatan Gunung Malela. (foto: dok Diskominfo/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-52 Tingkat Kabupaten Simalungun tahun 2026 tidak hanya menjadi panggung syiar Islam, tetapi juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun sebagai strategi mendekatkan pelayanan publik langsung kepada masyarakat.

Di tengah kemeriahan dan kekhidmatan pelaksanaan MTQ yang dipusatkan di Lapangan Bola Kaki PTPN IV Regional I Kebun Bangun, Kecamatan Gunung Malela, berbagai layanan pemerintah hadir menyatu dengan agenda keagamaan, memberi kemudahan bagi warga yang datang dari berbagai penjuru daerah.

Sejak dibuka secara resmi oleh Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, pada Senin (18/5/2026), stan-stan pelayanan publik terus dipadati masyarakat. Memasuki hari ketiga pelaksanaan, Rabu (20/5/2026), antusiasme warga justru semakin meningkat.

Pendekatan ini menunjukkan upaya Pemkab Simalungun menghadirkan birokrasi yang lebih dekat, responsif, dan mudah diakses. Momentum berkumpulnya ribuan warga dalam MTQ dimanfaatkan untuk memastikan pelayanan dasar dapat diterima masyarakat tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan.

Layanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai dokumen penting, mulai dari penerbitan Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga mendapatkan pendampingan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Pelayanan langsung di lokasi ini menjadi solusi praktis, khususnya bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pelayanan. Hingga hari ketiga, ratusan warga tercatat telah memperoleh kemudahan dalam menyelesaikan urusan administrasi mereka.

Selain layanan administrasi, Pemkab juga menghadirkan pelayanan berbasis edukasi melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Simalungun yang membawa Mobil Pintar ke arena MTQ.

Perpustakaan keliling tersebut menjadi ruang belajar alternatif yang ramai dikunjungi pelajar dan anak-anak. Berbagai koleksi buku bacaan dan referensi pengetahuan disediakan, memberi kesempatan bagi generasi muda untuk mengisi waktu dengan aktivitas literasi di sela kegiatan MTQ.

Tak kalah penting, aspek kesehatan masyarakat juga mendapat perhatian melalui kehadiran pos pelayanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.

Tim medis disiagakan sepanjang kegiatan untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, hingga penanganan pertama bagi peserta dan pengunjung yang membutuhkan. Kehadiran layanan ini menambah rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memadati lokasi acara.

Melalui integrasi antara kegiatan keagamaan dan pelayanan publik, Pemkab Simalungun menunjukkan bahwa MTQ bukan sekadar agenda seremonial, melainkan juga ruang strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi gambaran komitmen pemerintah daerah dalam membangun pelayanan yang lebih inklusif dan menghadirkan negara lebih dekat, bahkan di tengah perhelatan keagamaan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN