Friday, October 16, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

KORMI Simalungun Siapkan Program Permainan Tradisional Masuk Sekolah

Mistar.idJumat, 16 Oktober 2026 pukul 19.30 WIB
kormi_simalungun_siapkan_program_permainan_tradisional_masuk_sekolah

Pelantikan KORMI Simalungun di Balei Harungguan Kantor Bupati Simalungun. (foto:dokumen diskominfo/mistar)

Simalungun, MISTAR.ID (16/10/2026) – Gasing, bulu ayam, dan lompat karet menjadi bagian dari masa kecil Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih. Permainan yang dahulu mudah dijumpai itu kini mulai jarang terlihat. Ia berharap permainan tersebut tidak hilang, sementara pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Simalungun yang baru dilantik mulai menyiapkan langkah untuk mengenalkannya kembali kepada anak-anak sekolah.

Ketua KORMI Simalungun, Mahadi Dedi Sitanggang, mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk membawa permainan tradisional ke lingkungan sekolah.

"KORMI bukan sekadar organisasi olahraga, melainkan wadah membangun masyarakat yang sehat, bugar, gembira, sekaligus melestarikan olahraga tradisional dan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat," kata Mahadi.

Mahadi menyampaikan rencana itu setelah dilantik bersama pengurus KORMI Kabupaten Simalungun masa bakti 2026–2031 di Balei Harungguan, Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya, Jumat (16/10/2026).

Tak hanya menyasar sekolah, pengurus juga berencana mengembangkan olahraga tradisional sebagai daya tarik wisata. Kegiatan layang-layang menjadi salah satu yang ingin mereka dorong. KORMI juga akan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memproduksi peralatan olahraga tradisional.

Bagi Anton, upaya tersebut penting agar anak-anak tetap mengenal permainan yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. "Permainan-permainan itu sarat filosofi. Kalau tidak dijaga dan ditunjukkan, akan hilang ditelan zaman," ujarnya.

Anton juga mengingatkan bahwa kesehatan tidak cukup diukur dari kondisi fisik. Menurut dia, kesehatan pikiran perlu mendapat perhatian yang sama.

"Kita harus sehat, tapi jangan sehat badannya, pikirannya tidak sehat. Kalau sudah sehat badannya, pikirannya harus sehat. Mari kita berkolaborasi membangun masyarakat yang sehat secara utuh," katanya.

Ketua Umum KORMI Sumatera Utara, Muhammad Daffasya Adnan Sinik, yang memimpin pelantikan, turut menyoroti potensi ekonomi dari olahraga masyarakat. Ia menyebut peralatan olahraga tradisional buatan Sumatera Utara telah dipasarkan ke luar negeri.

"Kita bukan hanya menyumbang olahraga, tapi kita menyumbang ekspor. Barang buatan lokal, buatan Sumatera Utara, kita jual ke luar negeri," kata Daffasya.

Ia berharap KORMI di daerah dapat menjadi mitra pemerintah dalam mengembangkan olahraga masyarakat sekaligus mendorong usaha lokal.

Pelantikan pengurus ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan surat keputusan dan pataka kepada Mahadi Dedi Sitanggang.

Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bob Presly Saragih, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan Ketua KNPI Simalungun Sabar Sirait. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN