Warga Harap Pembangunan Lapangan Stadion Sangnaualuh Siantar Rp7,3 Miliar Tak Bernasib seperti Tribun

Pembangunan lapangan sepakbola Stadion Sangnaualuh dengan anggaran sebesar Rp 7,3 miliar, Jumat (16/10/2026). (foto:hamzah/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (16/10/2026) – Masyarakat yang bermukim di sekitar Stadion Sangnaualuh, Jalan Stadion, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, yang berbatasan dengan Kecamatan Siantar Timur, berharap pembenahan lapangan sepak bola dengan anggaran Rp7,3 miliar dapat terealisasi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Harapan tersebut bukan tanpa alasan. Masyarakat sekitar Stadion Sangnaualuh kecewa dengan pembangunan tribun stadion sebelumnya. Menurut mereka, tribun kini rusak dan tidak dapat dimanfaatkan. Kondisi ini menjadi pengingat penting agar pembangunan fasilitas olahraga tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga memastikan fasilitas tersebut dapat digunakan secara optimal setelah pekerjaan selesai.
Salah seorang warga bernama Anto Silalahi menyampaikan bahwa bagi masyarakat sekitar, kehadiran lapangan sepak bola bukan sekadar pembangunan, melainkan peluang untuk menghadirkan ruang aktivitas positif bagi anak-anak generasi muda sekaligus menumbuhkan minat terhadap olahraga.
"Kalau Abang tanya, saat ini sedang berlangsung pembangunan lapangan sepak bola di Stadion Sangnaualuh. Kami senang, Bang, tapi jangan seperti kemarin. Habis dibangun, tribunnya tidak bisa dipakai. Jangan seperti itu lagi," ujar Silalahi saat ditemui, Jumat (16/10/2026).
Dikatakannya, sejak puluhan tahun lalu hingga kini, kondisi Stadion Sangnaualuh yang pernah menjadi kebanggaan warga Kota Pematangsiantar sangat memprihatinkan. Setelah pembangunan tribun rampung, tidak ada perawatan sehingga tribun tersebut roboh akibat pencurian.
"Kalau kami bisa apa? Ya, dibangun, syukur. Kalau tidak, ya, apa boleh buat. Semuanya tergantung kepada pemerintah. Tapi, kalau boleh, pembangunan kali ini benar-benar diperhatikan," ujarnya.
Warga lainnya yang akrab disapa Pak Simbolon, Ketua RT 0/1 di sekitar Stadion Sangnaualuh, juga menyampaikan hal senada. Ia berharap proses pengerjaan yang saat ini berlangsung oleh kontraktor CV ATHAILA SINERGI berjalan sesuai perencanaan, mulai dari pelaksanaan pekerjaan hingga kesiapan fasilitas untuk digunakan.
"Senanglah kami kalau lapangan sepak bola ini dibangun. Tapi, harus serius, ya. Dulu sudah pernah dibangun dan setelah selesai tidak bisa dimanfaatkan. Sekarang di sini kekurangan lokasi untuk berolahraga. Kalau ini nanti jadi, kan bagus," ujar Simbolon, Jumat (16/10/2026).
Sesuai pantauan MISTAR.ID, tahap pengerjaan saat ini memasuki proses pemerataan tanah lapangan sepak bola. Adapun pekerjaan meliputi penanaman rumput, pembangunan sistem drainase, hingga ruang kontrol. Sementara itu, tribun tidak termasuk dalam pembangunan kali ini karena pekerjaan difokuskan pada lapangan sepak bola.
Sementara itu, berdasarkan pemberitaan dan data anggaran yang tersedia, Pemerintah Kota Pematangsiantar telah mengalokasikan sekitar Rp22 miliar untuk revitalisasi Stadion Sangnaualuh pada periode 2017–2021. Selain itu, terdapat anggaran baru untuk pembenahan lapangan pada 2026.
Rincian anggaran yang dilaporkan untuk Stadion Sangnaualuh sebagai berikut:
- Anggaran revitalisasi stadion periode 2017–2021 sebesar Rp22.000.000.000.
- Pembersihan lapangan oleh Dinas Pariwisata sebesar Rp60.000.000.
- Pembangunan lapangan sepak bola pada 2026 sebesar Rp7.399.800.000.
Jika dijumlahkan berdasarkan nominal tersebut, total anggaran yang dilaporkan untuk Stadion Sangnaualuh mencapai sekitar Rp29.459.800.000 atau Rp29,46 miliar.
Sebagai catatan penting, angka Rp29,46 miliar tersebut merupakan penjumlahan nominal anggaran yang dilaporkan, bukan angka pasti total dana yang telah terealisasi atau dihabiskan. Pada September 2026, pekerjaan lapangan masih berlangsung dengan pagu anggaran sekitar Rp7,3 miliar.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, Hamzah Damanik, merespons harapan warga sekitar Stadion Sangnaualuh. Terkait kualitas pembangunan, pada prinsipnya Dinas Pariwisata mendukung agar pembangunan lapangan Stadion Sangnaualuh dilaksanakan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, kontrak, dan ketentuan yang berlaku.
"Untuk pengendalian serta pengawasan teknis dilakukan oleh pihak-pihak yang berwenang sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kami juga akan melakukan koordinasi sesuai kewenangan dinas agar pelaksanaan kegiatan berjalan sebagaimana mestinya," ujar Hamzah Damanik, Jumat (16/10/2026).
Dikatakannya, terkait harapan agar persoalan sebelumnya tidak terulang, pihaknya memahami keinginan masyarakat agar pembangunan Stadion Sangnaualuh dapat memberikan manfaat nyata. Pengalaman pembangunan sebelumnya menjadi evaluasi penting bagi semua pihak.
"Untuk itu, pelaksanaan kegiatan saat ini perlu memperhatikan kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan, ketentuan kontrak, pemeriksaan hasil pekerjaan, serta kesiapan pemanfaatan fasilitas sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Terkait komitmen dan pengawasan, Hamzah menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata berkomitmen melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.
"Dan kami mendukung agar penggunaan anggaran dilaksanakan secara akuntabel dan hasil pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan. Mengenai aspek teknis dan pengendalian kontrak, pelaksanaannya menjadi tanggung jawab pihak-pihak terkait sesuai tugas dan kewenangannya. Insyaallah, pembangunan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Pematangsiantar," ucapnya. (hm27)

















































