2.376 Ton Gabah Petani Diserap Bulog Pematangsiantar Periode Januari-Februari 2026

Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Pematangsiantar, Aryo Wibisono. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Perum Bulog Cabang Pematangsiantar menyebutkan telah menyerap sebanyak 2.376 ton gabah petani untuk periode Januari hingga Februari 2026.
Penyerapan dilakukan di enam wilayah kerja strategis, yaitu Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Humbang Hasundutan.
Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Pematangsiantar, Aryo Wibisono, mengatakan dari enam wilayah yang telah disebutkan, Kabupaten Simalungun masih menjadi sentra produksi padi.
"Sekitar 50 persen dari target penyerapan kami berasal dari wilayah Simalungun. Pola ini konsisten seperti tahun lalu, di mana Simalungun tetap menjadi kontributor terbesar," kata Aryo kepada Mistar, Senin (2/3/2026).
Bulog optimis dapat memenuhi target total tahun 2026 yang dipatok pada angka 13.500 ton gabah. Aryo menilai pencapaian di awal tahun ini merupakan fondasi kuat untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani.
Guna memastikan angka 13.500 ton tercapai tepat waktu, Perum Bulog Pematangsiantar terus memperkuat kolaborasi di lapangan. Misalnya dengan bersinergi bersama mitra penggilingan untuk mempercepat proses distribusi dari sawah ke gudang, melakukan pendekatan ke kelompok tani untuk memastikan hasil panen petani lokal terserap dengan harga yang kompetitif dan melakukan stabilisasi Pasokan guna menjaga keseimbangan harga pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat sekaligus menguntungkan petani.
"Dengan kerja sama yang solid antara mitra dan kelompok tani, kami yakin target tahun ini bisa tercapai sepenuhnya," tuturnya. (hm20)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















