Google Integrasikan Gemini ke Chrome, Berbagai Fitur Dihadirkan

Gemini. (Foto: Tech Radar)
Jakarta, MISTAR.ID
Google resmi mengintegrasikan kecerdasan buatan Gemini langsung ke peramban Chrome untuk perangkat MacOS, Windows, serta Chromebook Plus. Kehadiran AI ini membawa beragam fitur baru berbasis Gemini 3 yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna saat berselancar di internet.
Vice President Chrome Google, Parisa Tabriz, mengatakan pembaruan tersebut merupakan langkah besar dalam pengembangan Chrome.
“Integrasi Gemini 3, memungkinkan pengguna melakukan berbagai aktivitas secara bersamaan melalui pengalaman panel samping yang lebih intuitif,” ujar Parisa, dilansir dari detikinet, Senin (2/2/2026).
Dengan dukungan Gemini, Chrome kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai browser, melainkan juga asisten digital. Pengguna dapat memanfaatkan AI untuk mencari informasi, merangkum konten, hingga membantu menyelesaikan pekerjaan lintas aplikasi secara lebih efisien.
Salah satu fitur utama yang diperkenalkan adalah side panel Gemini. Melalui panel ini, pengguna dapat tetap fokus pada tab utama sambil menjalankan tugas lain di sisi layar.
Gemini mampu membandingkan informasi dari beberapa tab, merangkum ulasan produk dari berbagai situs, hingga membantu menyesuaikan jadwal di kalender yang padat tanpa perlu berpindah-pindah tab.
Edit gambar langsung dari web
Google juga membawa kemampuan kreatif bernama Nano Banana ke dalam Chrome. Fitur ini memungkinkan pengguna mengedit dan memodifikasi gambar langsung dari halaman web tanpa harus mengunduh file atau membuka aplikasi tambahan.
Cukup dengan mengetik perintah melalui side panel Gemini, pengguna dapat mengubah gambar menjadi infografis, mencari referensi desain interior, hingga mengolah visual untuk keperluan riset maupun presentasi.
Terintegrasi dengan layanan Google
Gemini di Chrome turut mendukung fitur Connected Apps, yang memungkinkan AI terhubung dengan berbagai layanan Google seperti Gmail, Calendar, YouTube, Maps, Google Shopping, dan Google Flights.
Sebagai contoh, saat menyiapkan perjalanan dinas, Gemini dapat menelusuri email lama berisi detail acara, menyesuaikannya dengan jadwal penerbangan, lalu menyusun draf email untuk memberi tahu rekan kerja mengenai waktu kedatangan. Pengguna tetap dapat mengatur dan menonaktifkan integrasi ini melalui pengaturan Gemini.
Personal Intelligence
Dalam beberapa bulan ke depan, Google juga berencana menghadirkan fitur Personal Intelligence di Chrome. Fitur ini memungkinkan Gemini mengingat konteks percakapan sebelumnya sehingga dapat memberikan respons yang lebih relevan dan personal.
Meski demikian, Google menegaskan bahwa pengguna tetap memegang kendali penuh, termasuk menentukan aplikasi mana yang boleh terhubung serta memutus akses kapan saja. Dengan fitur ini, Chrome diposisikan sebagai mitra digital yang memahami kebiasaan dan kebutuhan penggunanya.
Auto browse
Chrome juga melangkah lebih jauh dengan menghadirkan auto browse, fitur agentic AI yang mampu menjalankan tugas multi-tahap secara otomatis. Fitur ini tersedia untuk pelanggan AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat.
Auto browse dapat membantu merencanakan liburan dengan membandingkan harga hotel dan tiket pesawat, mengisi formulir daring, mengatur janji temu, mengumpulkan dokumen pajak, hingga mengelola berbagai langganan. Berkat kemampuan multimodal Gemini, fitur ini bahkan dapat mengenali objek dari sebuah foto, mencari produk serupa, dan memasukkannya ke keranjang belanja sesuai anggaran pengguna.
Ke depan, Chrome juga akan mendukung Universal Commerce Protocol (UCP), standar terbuka yang memungkinkan agen AI melakukan transaksi lintas platform e-commerce dengan lebih lancar.
Google memastikan seluruh fitur Gemini di Chrome dirancang dengan standar keamanan yang ketat. Untuk tindakan sensitif seperti transaksi pembelian atau unggahan ke media sosial, auto browse akan berhenti dan meminta persetujuan pengguna.
Melalui rangkaian pembaruan ini, Google menandai langkah awal menuju konsep agentic web, di mana browser tidak hanya menampilkan informasi, tetapi juga berperan aktif membantu pengguna menyelesaikan berbagai aktivitas digital secara lebih efektif. (hm20)
NEXT ARTICLE
Apple Tunda Peluncuran iPhone 18BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER
























