Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Fitur Baru Instagram, Sudah Tersedia di Indonesia

Mistar.idKamis, 11 Desember 2025 06.00
EH
fitur_baru_instagram_sudah_tersedia_di_indonesia

Instagram. (Foto: Repubblica/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Instagram menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna membagikan ulang konten Instagram Stories (IG Stories) ke akun pribadinya. Mekanismenya serupa dengan Repost pada konten Reels maupun Feed, namun kali ini diterapkan khusus untuk format Stories.

Fitur ini sudah tersedia bagi pengguna Indonesia per Selasa (9/12/2025), baik di perangkat Android maupun iOS.

Ketika membuka IG Stories milik pengguna lain, akan muncul pemberitahuan di bagian bawah layar bertuliskan “Now you can share public stories to your stories”.

Pemberitahuan tersebut menandakan bahwa pengguna kini dapat membagikan ulang Stories yang diatur sebagai konten publik. Artinya, selama Story tersebut tidak bersifat privat dan bukan berasal dari akun yang dikunci, maka konten dapat di-repost. Untuk melakukannya, cukup tekan ikon segitiga di pojok kanan bawah, kemudian pilih “Add to story”.

Setelah itu, pengguna akan diarahkan ke halaman pembuatan IG Stories untuk menambahkan teks, gambar, stiker, GIF, atau elemen lainnya sebelum dipublikasikan.

Sebenarnya, fitur membagikan ulang IG Stories bukan hal baru. Namun, yang membedakannya kali ini adalah pengguna dapat me-repost Stories dari akun yang bahkan tidak mereka ikuti. Selain itu, pengguna juga tidak perlu di-mention terlebih dahulu untuk melakukan repost terhadap Story yang bersifat publik.

Saat konten dibagikan ulang, kredit untuk kreator asli tetap tercantum, sehingga risiko pencurian atau duplikasi konten bisa diminimalkan. Fitur ini juga dianggap memberi keuntungan bagi kreator, karena ekosistem berbagi konten menjadi lebih sehat dan efektif, sebagaimana dilaporkan KompasTekno dari Social Media Today.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa pemberian kredit kepada pembuat asli ketika mengunggah ulang Stories dari akun yang tidak diikuti merupakan bentuk apresiasi, sekaligus mampu meningkatkan keterlibatan (engagement) dan memperluas jangkauan audiens. Pendekatan ini juga selaras dengan temuan X (sebelumnya Twitter). Data X menunjukkan bahwa hanya sekitar 20 persen kreator benar-benar mengunggah konten buatan mereka sendiri.

Sebagian besar pengguna lain lebih banyak melakukan repost terhadap konten-konten yang mereka anggap menarik di linimasa. Selain itu, pengguna X juga lebih sering berinteraksi melalui pesan pribadi (Direct Message), sehingga jumlah pengguna yang rutin mengunggah konten orisinal cenderung menurun.

Dengan hadirnya fitur Repost untuk IG Stories, Instagram dinilai berupaya memberikan pengalaman baru bagi pengguna sekaligus mengurangi dominasi akun agregator. Langkah ini dilakukan untuk memastikan konten tidak diambil tanpa memberikan kredit kepada pembuatnya.

Jika fitur tersebut belum tersedia di perangkat, pengguna disarankan memperbarui aplikasi melalui Google Play Store atau Apple App Store untuk menggunakan versi Instagram terbaru. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN