Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

ChatGPT Masuki Tahun Ketiga, Ini Enam Aktivitas yang Paling Sering Dilakukan Pengguna

Mistar.idRabu, 7 Januari 2026 pukul 08.16 WIB
chatgpt_masuki_tahun_ketiga_ini_enam_aktivitas_yang_paling_sering_dilakukan_pengguna

Ilustrasi penggunaan ChatGPT. (Foto: Forbes)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

ChatGPT, chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) buatan OpenAI, resmi memasuki tahun ketiganya sejak pertama kali diperkenalkan pada 2022. Dalam perjalanannya, ChatGPT berkembang pesat dari sekadar proyek riset menjadi alat digital yang digunakan luas untuk kebutuhan personal, pendidikan, kreatif, hingga profesional.

Untuk menandai momen tersebut, OpenAI merilis rangkuman kebiasaan pengguna selama berinteraksi dengan ChatGPT. Hasilnya menunjukkan bahwa chatbot AI ini tidak hanya dimanfaatkan untuk mencari informasi cepat, tetapi juga berperan sebagai pendamping berpikir, alat bantu produksi konten, hingga asisten dalam menyelesaikan berbagai tugas harian.

Berikut enam aktivitas yang paling sering dilakukan pengguna ChatGPT secara global:

1. Mengunggah gambar untuk dianalisis

Banyak pengguna memilih mengunggah foto atau gambar untuk dianalisis langsung oleh ChatGPT. Permintaan yang diajukan beragam, mulai dari saran estetika, identifikasi objek, peningkatan kualitas gambar, hingga rekomendasi pengeditan.

Aktivitas ini bahkan lebih sering dilakukan dibandingkan membuat gambar AI dari nol, karena dianggap lebih praktis dan tidak memerlukan pemahaman prompt visual yang rumit.

2. Menelusuri dan merangkum situs web

ChatGPT kerap diminta membaca konten dari situs web untuk diringkas, diverifikasi, atau dibandingkan dengan sumber lain. Fitur ini membantu pengguna menghemat waktu karena tidak perlu membuka banyak tab. Artikel panjang, laporan riset, hingga halaman produk dapat dirangkum menjadi poin-poin penting, layaknya memiliki asisten riset pribadi.

3. Menggunakan kemampuan penalaran (reasoning)

Kemampuan penalaran membuat ChatGPT sering digunakan untuk memecahkan masalah, menyusun rencana, hingga mengevaluasi ide. Pengguna memanfaatkannya sebagai mitra diskusi untuk mempertimbangkan pro dan kontra suatu keputusan, simulasi logika, hingga brainstorming strategi proyek.

4. Membuat gambar AI

Meski tidak sebanyak unggah gambar, fitur pembuatan visual tetap populer. ChatGPT digunakan untuk menghasilkan ilustrasi, konsep desain, poster, hingga moodboard kreatif. Umumnya, hasil gambar AI dimanfaatkan sebagai inspirasi atau referensi awal sebelum dikembangkan lebih lanjut secara manual.

5. Analisis data

Pengguna juga memanfaatkan ChatGPT untuk mengolah data dengan mengunggah file berisi tabel atau statistik. AI ini dapat membantu membersihkan data, menemukan pola, membuat ringkasan, hingga menyajikan visualisasi sederhana. Fitur ini memudahkan pemahaman data bisnis maupun akademik tanpa keahlian analisis tingkat lanjut.

6. Diktasi atau transkripsi suara ke teks

Fitur voice-to-text memungkinkan pengguna mengubah rekaman suara menjadi teks secara otomatis. Mulai dari rapat, wawancara, hingga catatan ide lisan dapat ditranskrip dengan cepat dan rapi, sehingga mudah diolah kembali menjadi artikel, ringkasan, atau laporan.

Selain tren global, OpenAI juga mengungkap pola penggunaan ChatGPT di Inggris yang menunjukkan perbedaan mencolok. Di negara tersebut, fitur coding justru berada di posisi terbawah, menandakan bahwa pemrograman bukan kebutuhan utama pengguna. ChatGPT lebih banyak digunakan untuk menyusun dokumen komunikasi, mencari saran sehari-hari, belajar, hingga riset produk. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN