Monday, October 5, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

AI Milik Meta Tembus 5 Juta Unduhan dalam 3 Minggu

Mistar.idSenin, 5 Oktober 2026 pukul 10.44 WIB
ai_milik_meta_tembus_5_juta_unduhan_dalam_3_minggu

Muse. (Fortune)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Dalam waktu kurang dari sebulan setelah diluncurkan, aplikasi kecerdasan buata (AI) milik Meta bernama Muse telah diunduh lebih dari 5 juta kali.

Berdasarkan data Sensor Tower, Senin (5/10/2026), Muse mencapai 5 juta unduhan pada Rabu (30/9/2026), atau hanya sekitar tiga minggu setelah dirilis.

Capaian itu membuat Muse lebih cepat mencapai angka tersebut dibandingkan sejumlah aplikasi AI populer lainnya.

Sebagai perbandingan, ChatGPT milik OpenAI membutuhkan waktu 56 hari untuk mencapai 5 juta unduhan. Claude milik Anthropic mencapai angka tersebut dalam 103 hari, sedangkan Grok membutuhkan waktu 492 hari.

Sensor Tower mencatat Claude dan Grok pada awal peluncurannya hanya tersedia di iOS selama lima hari pertama. Sementara Muse sudah tersedia di iOS dan Android sejak hari pertama, meski peluncurannya masih terbatas di Amerika Serikat dan Kanada.

Muse merupakan agen AI yang dikembangkan Meta untuk menjalankan berbagai tugas berdasarkan perintah pengguna. Aplikasi ini dapat menjelajahi web, mengirim email, berbelanja, mengisi formulir hingga memesan tiket perjalanan.

Popularitas Muse juga terlihat tidak lama setelah peluncurannya. Aplikasi tersebut sempat menduduki posisi teratas dalam daftar aplikasi gratis di App Store Amerika Serikat, mengalahkan ChatGPT.

Meski demikian, pencapaian 5 juta unduhan dalam tiga minggu belum menjadikan Muse sebagai aplikasi dengan pertumbuhan tercepat secara keseluruhan.

Sejumlah aplikasi populer seperti Disney+, HBO, Candy Crush, Pokemon Go, Fortnite hingga Threads juga tercatat mampu menembus lebih dari 5 juta unduhan dalam periode yang sama.

Sensor Tower menilai kampanye iklan Meta kemungkinan turut berperan besar dalam pertumbuhan Muse. Meta dilaporkan meningkatkan belanja iklan untuk Muse pada 16 September 2026, setelah jumlah unduhan aplikasi tersebut melonjak 73% dalam sehari

Di tengah pertumbuhan tersebut, peluncuran Muse juga diwarnai kontroversi terkait privasi dan keamanan.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah cerita seorang pengguna yang menyebut Muse menjual sebuah barang melalui Facebook Marketplace dan mengarahkan calon pembeli ke alamat rumahnya tanpa sepengetahuan pengguna.

Muse juga dilaporkan membaca pesan pribadi kolumnis Jason Aten tanpa izin. Laporan tersebut kemudian disebut memicu Apple membatasi fitur Full Disk Access di macOS. (sensor tower)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN