Ahli Robotika OpenAI Mundur Usai Kerja Sama dengan Pentagon

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Jakarta, MISTAR.ID
Kesepakatan antara OpenAI, perusahaan pengembang ChatGPT, dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menuai kontroversi dan berujung pada pengunduran diri salah satu pimpinan divisi robotika perusahaan tersebut.
Caitlin Kalinowski, yang memimpin divisi hardware robotika OpenAI, mengumumkan pengunduran dirinya melalui unggahan di platform X. Ia mengkritik keputusan perusahaan bekerja sama dengan Pentagon yang dinilai dilakukan terlalu terburu-buru tanpa kajian pengamanan yang memadai.
Melansir CNNIndonesia, menurut Kalinowski, kerja sama tersebut berpotensi membuka ruang pengawasan terhadap warga Amerika tanpa pengawasan yudisial serta penggunaan otonomi mematikan tanpa izin manusia.
“Pengawasan terhadap warga Amerika tanpa pengawasan yudisial dan otonomi mematikan tanpa izin manusia adalah batas-batas yang layak mendapat pertimbangan lebih dari yang diberikan,” tulisnya.
Ia juga menilai pengumuman kerja sama itu dilakukan tanpa batasan yang jelas dan menjadi persoalan serius dalam tata kelola perusahaan.
OpenAI mengonfirmasi pengunduran diri Kalinowski. Perusahaan menyatakan memahami adanya perbedaan pandangan terkait isu tersebut, namun menegaskan kesepakatan dengan Pentagon bertujuan mendukung penggunaan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab dalam keamanan nasional.
“Kami yakin kesepakatan kami dengan Pentagon menciptakan jalur yang dapat diterapkan untuk penggunaan AI yang bertanggung jawab dalam keamanan nasional, sambil menegaskan batas-batas kami: tidak ada pengawasan domestik dan tidak ada senjata otonom,” ujar pihak OpenAI.
Kontroversi ini muncul setelah perusahaan AI lain, Anthropic, menolak permintaan untuk melonggarkan pembatasan teknologi AI terkait pengawasan massal dan pengembangan senjata otonom.
Sementara itu, CEO OpenAI Sam Altman menyatakan pihaknya akan merevisi kesepakatan dengan Pentagon agar melarang penyadapan terhadap warga Amerika.
Kerja sama OpenAI dengan militer AS juga memicu gelombang protes dari sejumlah pengguna ChatGPT. Di berbagai forum daring seperti Reddit, sebagian pengguna bahkan membagikan panduan untuk menghapus akun serta data mereka dari layanan tersebut. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Vivo V70 FE dengan Kamera 200MP dan Baterai 7.000mAh





















