UI Buka Program Studi AI, Rektor: Adaptasi dengan Perkembangan Zaman

Universitas Indonesia. (Foto: Kemendiktisaintek)
Depok, MISTAR.ID
Universitas Indonesia (UI) secara resmi telah membuka program studi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Rektor UI Heri Hermansyah menjelaskan latar belakang pembukaan program tersebut. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk adaptasi kampus terhadap perkembangan zaman yang semakin dipengaruhi oleh teknologi digital.
“UI harus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kita tidak bisa hanya bertumpu pada program studi yang bersifat konvensional,” ujar Heri saat ditemui di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), dilansir dari Kompas.com.
Heri menilai, pemanfaatan AI saat ini telah merambah berbagai aspek kehidupan sehari-hari, mulai dari membantu proses pembelajaran hingga menyediakan akses pengetahuan secara cepat dan luas. Karena itu, keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi AI dinilai tidak terelakkan.
“Kita tidak bisa menghindari perkembangan AI. Justru kita harus terlibat aktif dalam pengembangannya ke depan,” katanya.
Untuk mengantisipasi perubahan di dunia usaha maupun institusi yang semakin mengandalkan AI, UI merasa perlu menyiapkan sumber daya manusia dengan kompetensi khusus di bidang tersebut.
Atas dasar itu, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI didorong untuk membuka program studi yang secara spesifik berfokus pada kecerdasan buatan.
“Di situlah kami mendorong Fasilkom untuk melahirkan program studi AI,” ucap Heri.
Ia menambahkan, Program Studi AI secara resmi akan mulai berjalan pada 2025. Sementara penerimaan mahasiswa baru dijadwalkan dimulai pada tahun 2026.
“Kita akan menerima mahasiswa untuk pertama kalinya di program studi AI, yang diharapkan dapat mewarnai perkembangan AI di Indonesia, khususnya di sektor industri,” tuturnya lagi.
Sebelumnya, UI telah mengumumkan bahwa mulai tahun ajaran 2026/2027, Fasilkom UI resmi membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Program Studi Kecerdasan Artifisial.
Berdasarkan informasi dari laman resmi UI yang diakses Selasa (3/2/2026), pembukaan program studi ini telah disetujui Senat Akademik UI pada 3 Oktober 2025, menyusul pengajuan pendirian prodi AI oleh Fasilkom UI.
Program studi tersebut menyasar calon mahasiswa yang ingin berada di garis depan pengembangan teknologi. Mahasiswa tidak hanya diarahkan sebagai pengguna AI, tetapi juga dituntut mampu menciptakan inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan.
Program Studi AI UI bertujuan mencetak inovator dan profesional AI yang mampu bersaing di tingkat internasional serta berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Mahasiswa akan dibekali kompetensi di bidang pemodelan AI, rekayasa sistem AI, serta pengembangan human-centric AI yang menekankan aspek etika dan dampak bagi manusia. (hm20)
























