Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Helen, Mahasiswi Farmasi USU, Raih Prestasi Berkat Keberanian Keluar Zona Nyaman

Mistar.idSabtu, 22 November 2025 12.32
JS
SH
helen_mahasiswi_farmasi_usu_raih_prestasi_berkat_keberanian_keluar_zona_nyaman

Helen (kanan), mahasiswa Farmasi USU. (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Keberanian kecil untuk berubah menjadi titik awal bagi Helen, alumni Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU), dalam meraih sederet prestasi akademik dan nonakademik.

Meski semasa SMA dikenal sebagai sosok yang tidak terlalu aktif di luar pelajaran, dunia perkuliahan justru membuka jalan baru baginya untuk bertumbuh dan berprestasi.

Helen mengakui bahwa dirinya dulu lebih nyaman fokus belajar ketimbang mengikuti kegiatan organisasi. “Dulu saya bukan anak yang aktif, lebih suka belajar di kelas daripada ikut kegiatan. Tapi sejak kuliah, saya mulai sadar pentingnya pengalaman,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Ia menilai bahwa keaktifan bukan sekadar untuk mempercantik CV, tetapi merupakan proses membentuk diri sekaligus memberi dampak bagi lingkungan.

Lingkungan kampus yang dinamis membuat Helen berani mencoba hal-hal baru. Ia mulai mengikuti organisasi, pelatihan, hingga kegiatan sosial. Dengan jadwal kuliah Farmasi yang padat, ia sempat kesulitan mengatur waktu. Namun, menurutnya, tantangan utama justru terletak pada mengalahkan rasa takut gagal.

“Yang paling sulit itu manajemen waktu dan melawan rasa takut gagal. Tapi saya percaya, kalau terus mencoba, lama-kelamaan pasti terbiasa,” katanya.

Ketekunan itu akhirnya berbuah sederet pencapaian. Helen lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan 2023 melalui inovasi KOPIT SEHAT, minuman kopi Arabika Aceh dipadukan kunyit sebagai pencegah diabetes dan hipertensi, yang dipasarkan dengan strategi digital marketing.

Pada tahun yang sama, ia juga mendapatkan pendanaan PKM-Karsa Cipta lewat proyek 3in1 Mihuband: Inovasi Smartband SDs Sleepy Detector, perangkat berbasis IoT untuk mendeteksi kantuk saat beraktivitas.

Tak hanya itu, Helen beberapa kali menjuarai kompetisi ilmiah dan meraih penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi tingkat fakultas hingga universitas. Di bidang riset, sejumlah penelitiannya telah terbit di jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus, mencakup kajian senyawa alami hingga pengembangan bioteknologi kesehatan.

Baginya, publikasi ilmiah merupakan bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Namun perjalanan tersebut tidak terlepas dari kegagalan. Helen pernah ditolak menjadi asisten laboratorium, tidak lolos beasiswa, dan kalah dalam beberapa kompetisi. Meski sempat merasa ingin berhenti, ia memilih bertahan.

“Saya pernah gagal berkali-kali, tapi ternyata dari kegagalan itu saya belajar banyak. Mungkin saat itu bukan waktunya, tapi bukan berarti saya berhenti,” tuturnya.

Setelah menamatkan pendidikan di Fakultas Farmasi USU, Helen membawa prinsip yang ia pegang sejak awal, yaitu disiplin, konsisten, dan pantang menyerah. Ia percaya setiap orang punya waktunya sendiri untuk berkembang, dan tidak ada usaha yang sia-sia bagi mereka yang terus melangkah. (hm16)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN