Wednesday, July 1, 2026
home_banner_first
PIALA DUNIA 2026

Mbappe Pecahkan Kebuntuan! Prancis Ungguli Swedia di Piala Dunia 2026, Les Bleus Tunjukkan Kelasnya

Mistar.idRabu, 1 Juli 2026 pukul 05.43 WIB
mbappe_pecahkan_kebuntuan_prancis_ungguli_swedia_di_piala_dunia_2026_les_bleus_tunjukkan_kelasnya

Mbappe Pecahkan Kebuntuan! Prancis Ungguli Swedia di Piala Dunia 2026, Les Bleus Tunjukkan Kelasnya. (foto:getty image via reuters/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (1/7/2026) — Kylian Mbappe kembali membuktikan statusnya sebagai pemain kunci Timnas Prancis. Sang kapten mencetak gol menjelang turun minum untuk membawa Les Bleus unggul 1-0 atas Swedia pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium.

Gol yang tercipta pada menit ke-45 itu menjadi pembeda dalam pertandingan yang sejak awal lebih banyak dikuasai Prancis. Meski Swedia sempat memberikan perlawanan pada menit-menit awal, kualitas individu dan kedalaman skuad Les Bleus perlahan mengambil alih jalannya laga.

Prancis menutup babak pertama dengan keunggulan sekaligus menunjukkan mengapa mereka masih dianggap sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.

Swedia Berani Melawan, Prancis Tetap Mendominasi

Swedia sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup percaya diri. Tim asuhan Graham Potter berani memainkan bola dari kaki ke kaki dan beberapa kali mencoba menekan pertahanan Prancis.

Peluang pertama bahkan datang dari Alexander Isak pada menit ketiga. Namun, tembakannya masih terlalu mudah diamankan Mike Maignan.

Setelah itu, Prancis mulai menemukan ritme permainan. Duet Ousmane Dembele dan Bradley Barcola aktif mengacak-acak pertahanan lawan, sementara Adrien Rabiot dan Aurelien Tchouameni mengontrol lini tengah.

Dominasi Les Bleus tercermin dari statistik penguasaan bola yang mencapai 71,1 persen sepanjang babak pertama. Mereka juga menghasilkan peluang lebih berbahaya dengan nilai expected goals (xG) mencapai 1,1, jauh di atas Swedia yang hanya mencatatkan 0,29.

Mbappe Berkali-kali Mengancam

Sebelum akhirnya mencetak gol, Mbappe sebenarnya sudah beberapa kali membuat jantung pendukung Swedia berdegup kencang.

Pada menit ke-20, penyerang berusia 27 tahun itu sempat menjebol gawang Jacob Widell Zetterstrom. Namun gol tersebut dianulir karena offside setelah tinjauan ulang memperlihatkan posisinya sedikit berada di depan garis pertahanan.

Tak lama berselang, Mbappe kembali nyaris membawa Prancis unggul. Berawal dari umpan tarik Jules Kounde, ia menerima bola tanpa kawalan di depan gawang. Sayangnya, penyelesaian akhirnya kurang sempurna dan hanya membentur tiang.

Meski gagal memanfaatkan beberapa peluang, Mbappe terus menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Swedia.

Aksi Spektakuler Olise Nyaris Jadi Gol Turnamen

Salah satu momen terbaik pertandingan terjadi pada menit ke-36 ketika Michael Olise mencoba mencetak gol sensasional.

Menerima bola di dalam kotak penalti, pemain Bayern Munchen itu melepaskan tendangan salto yang nyaris membuat stadion bergemuruh. Bola melewati jangkauan kiper, tetapi hanya membentur tiang gawang.

Pantulan bola kemudian disambar Dembele yang juga hampir mencetak gol sebelum tendangannya melenceng tipis.

Andai masuk, aksi Olise berpeluang menjadi salah satu kandidat gol terbaik Piala Dunia 2026.

Kombinasi Tiga Bintang Lahirkannya Gol Mbappe

Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil sesaat sebelum babak pertama berakhir.

Berawal dari sepak pojok pendek, Olise, Dembele, dan Mbappe memainkan kombinasi cepat di sisi kanan pertahanan Swedia. Mbappe kemudian menerima bola di dalam kotak penalti, mengecoh satu pemain lawan, lalu melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang.

Zetterstrom hanya terpaku melihat bola bersarang ke dalam gawang.

Gol tersebut menjadi gol ke-17 Mbappe sepanjang penampilannya di putaran final Piala Dunia, sekaligus semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu pencetak gol tersubur dalam sejarah turnamen.

Modal Penting Menuju Babak Berikutnya

Keunggulan 1-0 saat jeda memberi keuntungan besar bagi Prancis. Selain tampil dominan, tim asuhan Didier Deschamps juga terlihat mampu mengontrol tempo pertandingan sesuai keinginan mereka.

Meski demikian, Swedia belum sepenuhnya kehilangan peluang. Dengan hanya tertinggal satu gol, tim Skandinavia itu masih memiliki kesempatan untuk bangkit apabila mampu memanfaatkan celah yang ada di lini belakang Prancis pada babak kedua.

Bagi Prancis, hasil sementara ini menjadi sinyal bahwa perjalanan mereka menuju gelar dunia ketiga masih berada di jalur yang tepat. Dan sekali lagi, ketika tim membutuhkan pembeda, nama Kylian Mbappe muncul sebagai jawabannya.

Fakta Menarik Prancis vs Swedia

Kylian Mbappe kini telah mengoleksi 17 gol di putaran final Piala Dunia.

Prancis menguasai 71,1 persen penguasaan bola sepanjang babak pertama.

Michael Olise nyaris mencetak salah satu gol terbaik turnamen lewat tendangan salto yang membentur tiang.

Didier Deschamps kembali mendampingi tim dari pinggir lapangan setelah sebelumnya absen pada laga melawan Norwegia.

Swedia lolos ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dan tampil tanpa beban menghadapi salah satu favorit juara.

(fotmob/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN