Thursday, April 3, 2025
home_banner_first
PERISTIWA

Tak Diberi Uang, Anak Hendak Bunuh Ibu Kandungnya di Medan

journalist-avatar-top
Kamis, 3 April 2025 00.40
tak_diberi_uang_anak_hendak_bunuh_ibu_kandungnya_di_medan

Pelaku diamankan warga setelah mengancam akan membunuh ibu kandungnya (f:ist/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Seorang pria bernama Ferry, 42 tahun diduga akan membunuh ibu kandungnya karena tidak diberikan uang, Rabu (2/4/2025) malam di Gang Hafiz, Jalan Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.

Muhammad Fahri salah seorang saudara pelaku mengatakan, masalah ini terjadi selepas magrib.

"Kami dengar pelaku melontarkan kalimat akan membunuh ibu kandungnya dan kejadian selepas magrib tadi," ujarnya kepada Mistar, Rabu (2/4/2025).

Mendengar pelaku mengancam ibunya, Fahri dan warga geram. Bahkan warga lampiaskan emosi.

"Kami geram (emosi) melihat dirinya. Bukan kali pertamanya pelaku seperti itu. Pelaku juga kerap melakukan pemukulan kepada ibu kandungnya," tuturnya.

Sementara Kapolsek Medan Area, AKP Dwi Himawan Chandra mengatakan, "Informasi sementara yang diperoleh dari keterangan saksi, menurut bersangkutan ini, awal mulanya meminta sejumlah uang kepada orang tuanya sendiri,"

Dwi mengatakan, awalnya pelaku meminta uang Rp10 ribu. Namun tak lama pelaku meminta lagi.

"Kedua kalinya meminta sebanyak Rp5 ribu dan diberikan. Ketiga kalinya meminta lagi uang, namun tidak diberikan oleh ibunya," ucapnya.

Seketika emosi pelaku memuncak, sehingga mengeluarkan kata-kata ancaman akan membunuh ibunya.

"Ku bunuh kau kata pelaku. Terdengar oleh masyarakat sekitar yang berada di sekitar lokasi, dan mereka turut mengamankan pelaku," tuturnya.

Ditanyakan apakah pelaku terpengaruh oleh narkoba, Dwi mengatakan bahwa pihaknya sementara masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Mantan Kasat Lantas Polres Asahan tersebut juga mengatakan bahwa pelaku merupakan seorang residivis dan baru saja dibebaskan.

"Informasi sementara bahwa pelaku kurang lebih, sekitar empat atau lima bulan yang lalu, baru keluar dari lapas," katanya. (berry/hm17).

REPORTER:

RELATED ARTICLES