Tips Aman Menyalakan dan Merawat Mobil Setelah Terendam Banjir

Ilustrasi mobil terendam banjir (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Banjir dan longsor di berbagai daerah di Sumatera Utara, seperti di Sibolga, Tapteng maupun Medan akhir November 2025 membuat banyak mobil terendam.
Mobil yang terkena banjir sebenarnya masih bisa diperbaiki, tetapi tergantung pada kemampuan pemilik dalam menangani kerusakan. Perbaikan mobil yang terendam air memang cenderung mahal, namun risiko kerusakan bisa diminimalkan dengan penanganan yang tepat sejak awal. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menyalakan dan merawat mobil setelah terendam banjir, dirangkum dari Suzuki.co.id, Kamis, 4 November 2025:
1. Lepaskan Kabel Aki
Hal ini penting untuk mencegah korsleting listrik. Kabel aki terhubung langsung dengan berbagai komponen elektronik dan listrik pada mobil. Jika tidak dilepas, risiko korsleting meningkat, terutama pada mobil modern yang sistem elektrikalnya lebih kompleks.
2. Jangan Langsung Menyalakan Mesin
Mobil yang masih berada di genangan air sebaiknya hanya digeser atau didorong. Menyalakan mesin dalam kondisi terendam dapat menyebabkan korsleting dan air masuk ke bagian mesin, memperparah kerusakan.
3. Keringkan Komponen Pengapian
Bagian pengapian, seperti busi, saringan udara, alternator, koil, dan kabel delco, rentan rusak akibat air. Pastikan semua komponen masih berfungsi normal. Jika mobil gagal menyala, kemungkinan ada kerusakan pada sistem pengapian.
4. Matikan Rem Tangan
Rem tangan perlu dilepas agar kanvas rem tidak lengket. Untuk mobil manual, gigi satu dapat digunakan atau gunakan batu sebagai pengganjal agar mobil tidak terbawa arus. Mobil otomatis bisa dipindahkan ke mode parkir.
5. Periksa dan Kosongkan Tangki Bensin
Air bisa masuk ke tangki bensin selama banjir, yang berpotensi merusak sistem pengapian dan menimbulkan karat. Tangki yang terkontaminasi air juga bisa menjadi keropos dan bocor dalam jangka panjang.
6. Cek Interior Mobil
Periksa karpet, kursi, pintu, serta komponen interior lainnya. Pastikan tidak ada jamur, karat, atau kerusakan akibat air.
7. Keringkan Panel dan Lampu
Air yang masuk ke lampu atau panel bisa memicu korsleting. Pembersihan dan pengeringan segera penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
8. Gunakan Jasa Towing ke Bengkel
Membawa mobil ke bengkel menggunakan towing lebih aman karena peralatan di bengkel lebih lengkap dan memadai untuk menangani mobil yang terendam banjir.
9. Manfaatkan Sinar Matahari
Jika cuaca cerah, mobil bisa dijemur di bawah sinar matahari. Proses pengeringan menjadi lebih cepat dan hemat biaya.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















