Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Shakhtar Donetsk Menggila di 15 Menit Akhir, Hajar AZ 3-0 di Leg Pertama

Mistar.idJumat, 10 April 2026 pukul 07.41 WIB
shakhtar_donetsk_menggila_di_15_menit_akhir_hajar_az_30_di_leg_pertama

Ilustrasi, Shakhtar Donetsk Menggila di 15 Menit Akhir, Hajar AZ 3-0 di Leg Pertama. (foto:fotmob/ferry/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kemenangan telak diraih FC Shakhtar Donetsk saat menghadapi AZ Alkmaar dalam leg pertama perempat final Liga Konferensi. Bermain di Estadio de Vallecas, Jumat (10/4/2026) dini hari WIB, Shakhtar menang meyakinkan dengan skor 3-0.

Namun di balik skor mencolok tersebut, jalannya pertandingan sebenarnya berlangsung ketat selama lebih dari satu jam. Shakhtar baru benar-benar menunjukkan taringnya di 15 menit terakhir—fase yang menjadi pembeda sekaligus penentu hasil akhir.

Babak Pertama: Duel Taktis Tanpa Gol

Sejak menit awal, kedua tim tampil disiplin. AZ mencoba mengimbangi permainan dengan blok pertahanan rapi dan transisi cepat dari sisi sayap, sementara Shakhtar lebih dominan dalam penguasaan bola.

Meski begitu, peluang bersih relatif minim. Beberapa percobaan dari luar kotak penalti menjadi gambaran betapa sulitnya kedua tim menembus lini pertahanan lawan.

Shakhtar mengandalkan kreativitas lini tengah, tetapi belum cukup tajam di sepertiga akhir. Di sisi lain, AZ juga gagal memaksimalkan momen serangan balik yang mereka bangun.

Babak pertama pun ditutup tanpa gol, mencerminkan keseimbangan kekuatan kedua tim.

Gol Spektakuler Pedrinho Ubah Momentum

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72 lewat aksi individu Pedrinho. Gelandang serang Shakhtar itu melepaskan tembakan jarak jauh yang meluncur ke sudut atas gawang—gol dengan probabilitas rendah, namun eksekusi sempurna.

Gol ini menjadi titik balik pertandingan. Setelah unggul, Shakhtar justru meningkatkan intensitas permainan, sementara AZ mulai kehilangan organisasi.

Alisson Santana Jadi Pembeda

Momentum yang sudah berpihak pada Shakhtar dimanfaatkan secara maksimal oleh Alisson Santana. Dalam rentang hanya dua menit, ia mencetak dua gol yang memastikan kemenangan timnya.

Gol kedua lahir dari situasi bola mati, sementara gol ketiga tercipta lewat skema serangan terbuka yang rapi. Kedua gol tersebut menunjukkan ketajaman serta insting predator di dalam kotak penalti.

Perubahan skor dari 1-0 menjadi 3-0 dalam waktu singkat praktis mematikan perlawanan AZ.

Pertahanan Solid dan Peran Kiper

Selain tajam di depan, Shakhtar juga tampil disiplin di lini belakang. Kiper mereka, Dmytro Riznyk, melakukan beberapa penyelamatan penting yang menjaga gawang tetap bersih hingga akhir laga.

AZ sebenarnya sempat menciptakan peluang, tetapi kurang efektif dalam penyelesaian akhir. Sebagian besar tembakan mereka datang dari luar kotak penalti, yang memiliki peluang kecil untuk berbuah gol.

Fakta Menarik Pertandingan

- Shakhtar mencetak tiga gol hanya dalam rentang 11 menit di babak kedua.

- Gol pembuka Pedrinho memiliki tingkat peluang sangat rendah, namun berbuah gol spektakuler.

- Alisson Santana mencetak dua gol dalam waktu singkat dan menjadi pemain kunci.

- AZ gagal mencetak gol meski beberapa kali mengancam.

- Shakhtar menunjukkan efisiensi tinggi dalam memanfaatkan peluang.

Peluang Leg Kedua: AZ di Ujung Tanduk

Dengan keunggulan agregat 3-0, FC Shakhtar Donetsk berada di posisi sangat menguntungkan untuk melaju ke semifinal.

Sebaliknya, AZ Alkmaar menghadapi tugas berat di leg kedua. Mereka harus mencetak setidaknya tiga gol tanpa balas untuk menjaga asa.

Lebih dari sekadar soal taktik, laga berikutnya akan menjadi ujian mental bagi AZ—apakah mampu bangkit, atau justru kembali runtuh di bawah tekanan.

Kesimpulan: Laga ini menjadi bukti bahwa sepak bola tak hanya soal dominasi, tetapi juga efisiensi dan momentum. FC Shakhtar Donetsk tampil klinis saat peluang datang, sementara AZ Alkmaar harus membayar mahal kehilangan fokus dalam waktu singkat.

Jika mampu menjaga konsistensi, Shakhtar hanya tinggal selangkah lagi menuju semifinal.

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN