Wednesday, September 30, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Remaja 17 Tahun Pecahkan Rekor Pulisic, AS Tekuk Chile 4-2

Mistar.idRabu, 30 September 2026 pukul 14.43 WIB
remaja_17_tahun_pecahkan_rekor_pulisic_as_tekuk_chile_42

Mathis Albert saat mencetak gol ke gawang Chilie. (foto: reuters/mistar)

news_banner

Amerika Serikat, MISTAR.ID - Timnas Amerika Serikat (AS) meraih kemenangan kedua secara beruntun dalam rangkaian laga uji coba internasional. Menghadapi Chile di Energizer Park, St. Louis, Selasa malam waktu setempat, AS menang dengan skor 4-2.

Kemenangan tersebut juga menjadi panggung bagi dua pemain muda AS yang berhasil menorehkan catatan sejarah. Mathis Albert menjadi sorotan setelah mencetak gol pada masa injury time babak kedua.

AS sempat berada dalam posisi tertinggal 1-2. Namun, mereka mampu membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol tambahan pada paruh kedua. Sebastian Berhalter, Julian Hall, Chris Richards, dan Albert menjadi pencetak gol bagi AS.

Albert, yang baru berusia 17 tahun dan merupakan pemain Borussia Dortmund, mencetak gol keempat AS pada menit ke-90+3. Gol tersebut membuatnya menjadi pencetak gol termuda bagi Timnas AS di era modern, terhitung sejak 1988.

Albert mencatat rekor tersebut pada usia 17 tahun 131 hari. Ia melewati catatan Christian Pulisic yang sebelumnya menjadi pemegang rekor setelah mencetak gol untuk AS pada usia 17 tahun 253 hari ketika masih memperkuat Borussia Dortmund.

Tidak hanya Albert, Julian Hall juga mencatat pencapaian tersendiri. Pemain berusia 18 tahun itu mencetak gol AS pada menit ke-51 melalui sundulan.

Gol tersebut membuat Hall menjadi pemain termuda AS yang mampu mencetak gol dalam dua pertandingan pertamanya bersama tim senior. Sebelumnya, ia juga mencetak gol ketika AS mengalahkan Peru 4-1, Sabtu (26/9/2026).

Hall mengaku senang bisa tampil bersama para pemain senior dan mendapatkan dukungan dari rekan-rekannya.

"Ini luar biasa bisa berbagi lapangan dengan beberapa pemain hebat. Mereka menempatkan saya di posisi yang tepat, dan saya hanya melakukan semampu saya untuk menyelesaikannya," kata Hall seusai pertandingan seperti dilansir ESPN.

Hall saat ini memperkuat New York Red Bulls. Di klub tersebut, ia juga mendapat arahan dari mantan gelandang Timnas AS, Michael Bradley, yang kini menjadi pelatihnya.

Hall menyebut Bradley memberikan banyak masukan yang membantu perkembangan dirinya dan para pemain muda lainnya. "Ini luar biasa. Kami punya banyak pemain muda di tim, termasuk Adri [Mehmeti] yang juga ada di sini, dan dia sangat membantu perkembangan kami," ujarnya.

Eksperimen dengan talenta muda menjadi salah satu ciri Timnas AS di bawah Mauricio Pochettino. Saat menghadapi Chile, susunan pemain yang diturunkan memiliki rata-rata usia 23 tahun 25 hari.

Catatan tersebut menjadi starting XI termuda AS sejak Pochettino mulai menangani tim pada September 2024. Pochettino pun menekankan pentingnya memberikan kepercayaan kepada para pemain muda dalam proses membangun tim.

"Kadang-kadang, saya merasa bahwa saya jauh lebih percaya pada talenta para pemain di sini di Amerika Serikat daripada sebagian orang yang berbicara di media," kata Pochettino.

Pelatih asal Argentina itu juga meminta publik memberikan ruang bagi pemain untuk berkembang, termasuk ketika mereka mengalami penurunan performa.

"Sangat penting bagi orang-orang untuk benar-benar percaya pada proses, percaya kepada pemain dan menghormati pemain," ujarnya.

Kemenangan atas Chile menjadi kemenangan kedua AS dalam rangkaian pertandingan internasional kali ini. Sebelumnya, mereka juga mengalahkan Peru dengan skor 4-1.

AS selanjutnya masih dijadwalkan menjalani dua laga uji coba. Mereka akan menghadapi Meksiko, Sabtu (3/10/2026), kemudian bertemu Kanada pada 6 Oktober.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN