PSM Makassar vs Semen Padang 0-0, Laga Ketat Tanpa Shot on Target

Ilustrasi, PSM Makassar vs Semen Padang pada pekan ke-19 Liga 1 (Super League) 2025/2026. Laga Ketat Tanpa Shot on Target. (foto:liga1/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
PSM Makassar gagal memaksimalkan laga kandang saat menjamu Semen Padang pada pekan ke-19 Liga 1 (Super League) 2025/2026. Bermain pada Senin (2/2/2026) malam WIB, Juku Eja harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Kabau Sirah dengan skor 0-0.
Meski tidak ada gol tercipta, pertandingan ini tetap menyajikan duel menarik lewat permainan disiplin, rapatnya lini pertahanan, serta adu taktik di lini tengah yang membuat kedua tim sulit mengembangkan serangan.
Babak Pertama: Tempo Sedang, Peluang Nyaris Tak Ada
Sejak kickoff pukul 19.00 WIB, PSM Makassar dan Semen Padang tampil dengan pendekatan hati-hati. PSM sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola, namun Semen Padang mampu menjaga jarak antarlini dengan baik.
Minimnya ruang membuat aliran bola sering terputus sebelum masuk ke area berbahaya. Sepanjang babak pertama, tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran dari kedua tim. Skor 0-0 pun bertahan hingga jeda.
Babak Kedua: Pergantian Pemain, Intensitas Meningkat
Memasuki babak kedua, Semen Padang mencoba mengubah dinamika permainan dengan memasukkan Kasim Botan menggantikan Armando Oropa. Pergantian ini membuat Kabau Sirah sedikit lebih agresif dalam melakukan transisi serangan.
PSM Makassar kemudian merespons lewat sejumlah pergantian pemain. Gledson Paixao masuk menggantikan Muhammad Arfan pada menit ke-61. Selanjutnya, pelatih PSM memasukkan Luka Cumic dan Resky Fandi pada menit ke-75 demi menambah daya gedor dan menjaga keseimbangan lini tengah. Di menit-menit akhir, Ricky Pratama diturunkan menggantikan Daisuke Sakai.
Meski tempo pertandingan meningkat, ketajaman di sepertiga akhir lapangan masih menjadi masalah utama bagi kedua tim.
Statistik Seimbang, Bukti Laga Berjalan Ketat
Secara statistik, pertandingan ini berjalan nyaris seimbang. PSM Makassar mencatatkan penguasaan bola 49 persen, sementara Semen Padang unggul tipis dengan 51 persen.
Kedua tim sama-sama hanya mampu melepaskan empat tembakan, dan seluruhnya tidak mengarah ke gawang. PSM unggul dalam jumlah tendangan sudut, namun peluang tersebut gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Data ini mempertegas bahwa laga lebih banyak berkutat di lini tengah, dengan pertahanan kedua tim tampil disiplin dan terorganisasi.
Kartu Kuning dan Disiplin Pemain
Pertandingan berlangsung relatif bersih. Hanya dua kartu kuning yang dikeluarkan wasit:
- Kianz Froese (Semen Padang) pada menit ke-63
- Gledson Paixao (PSM Makassar) pada menit ke-80
Minimnya kartu menunjukkan duel keras tetap berada dalam koridor sportivitas.
Fakta Menarik PSM Makassar vs Semen Padang
Hasil imbang ini menyimpan sejumlah catatan menarik. Salah satunya, laga ini menjadi salah satu pertandingan langka di Liga 1 musim ini tanpa tembakan tepat sasaran dari kedua tim.
PSM Makassar juga tercatat sebagai tim yang paling aktif melakukan pergantian pemain, menandakan upaya serius untuk memecah kebuntuan. Di sisi lain, Semen Padang patut diapresiasi karena mampu tampil solid di laga tandang dan membawa pulang satu poin penting.
Kesimpulan: Hasil Imbang dengan Makna Berbeda
Bagi PSM Makassar, hasil ini tentu terasa kurang ideal karena gagal meraih poin penuh di kandang. Evaluasi terhadap efektivitas lini depan menjadi pekerjaan rumah utama Juku Eja.
Sementara itu, bagi Semen Padang, skor 0-0 ini menjadi hasil positif yang menunjukkan kedewasaan permainan dan kekuatan bertahan Kabau Sirah saat bermain di markas lawan.
(liga1/ai//hm27)
























