Pemerintah Inggris Siapkan Parade Juara Jika Menangi Piala Dunia 2026

Para penggemar melambaikan tangan ke arah bus yang membawa para pemain dan staf selama perayaan kemenangan kepulangan timnas putri Inggris di The Mall di luar Istana Buckingham di London pada 29 Juli 2025 setelah tim tersebut memenangkan Euro 2025. (foto: AFP/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Optimisme terhadap peluang Timnas Inggris meraih gelar Piala Dunia 2026 ternyata tidak hanya datang dari dalam skuad. Pemerintah Britania Raya disebut telah menyiapkan skenario parade kemenangan apabila Harry Kane dan rekan-rekannya berhasil menjadi juara dunia.
Laporan The Sun menyebutkan Kementerian Kebudayaan, Media, dan Olahraga Britania Raya (DCMS) mulai menyusun rencana perayaan besar jika The Three Lions sukses mengangkat trofi pada turnamen yang digelar di Amerika Utara tersebut.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, tengah berupaya mengakhiri penantian panjang negaranya yang belum pernah lagi meraih gelar juara dunia sejak 1966. Jika berhasil, pelatih asal Jerman itu akan tercatat sebagai sosok pertama yang membawa Inggris menjuarai Piala Dunia dalam enam dekade terakhir.
Inggris menjadi salah satu tim yang dijagokan pada turnamen kali ini. Mereka tergabung di Grup H bersama Kroasia, Ghana, dan Panama. Namun persaingan diperkirakan semakin berat saat memasuki fase gugur, dengan Spanyol, Prancis, dan Argentina juga masuk daftar favorit juara.
Partai final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli di New Jersey, Amerika Serikat. Jika Inggris berhasil mencapai target tersebut, parade kemenangan kemungkinan akan digelar pada pekan berikutnya.
Menurut laporan yang sama, sejumlah pejabat Whitehall telah melakukan konsultasi informal dengan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) guna membahas pengelolaan kerumunan massa yang diperkirakan mencapai jutaan orang.
Konsep perayaan disebut akan mengadopsi parade yang pernah digelar untuk Timnas Putri Inggris setelah menjuarai Euro 2025. Meski terkesan ambisius karena Inggris belum pernah lagi tampil di final Piala Dunia sejak 1966, pemerintah tetap menyiapkan berbagai kemungkinan sejak dini.
Proses perencanaan awal dikabarkan telah menelan biaya ribuan paun. Sementara total anggaran yang diperkirakan dibutuhkan untuk parade kemenangan mencapai sekitar 500 ribu paun atau setara lebih dari Rp12 miliar.

Para penggemar bersorak saat parade kemenangan timnas putri Inggris melewati mereka di The Mall di luar Istana Buckingham di London pada 29 Juli 2025 untuk merayakan kemenangan tim di Euro 2025. (foto: AFP/Mistar)
Biaya tersebut dinilai sebanding dengan dampak positif yang dapat dihasilkan, baik dari sisi peningkatan semangat masyarakat maupun perputaran ekonomi melalui sektor pariwisata.
Meski demikian, terdapat sejumlah tantangan logistik. Seluruh pemain harus terlebih dahulu kembali dari Amerika Serikat sebelum parade bisa dilaksanakan. Dengan waktu tempuh penerbangan dari New York ke London sekitar tujuh jam, perayaan kemungkinan baru dapat digelar beberapa hari setelah final.
Namun semua rencana itu hanya akan terwujud jika Inggris mampu memenuhi ekspektasi dan menuntaskan turnamen sebagai juara dunia.
Di sisi lain, Tuchel meminta anak asuhnya meningkatkan performa setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Selandia Baru dalam laga pemanasan. "Pada babak pertama kami sering berada di posisi yang salah dan permainan kami terlalu banyak mengandalkan improvisasi," kata Tuchel.
"Itu memperlambat permainan kami dan membuat tekanan setelah kehilangan bola menjadi sulit dilakukan karena kami tidak berada di posisi yang kami inginkan saat mulai menyerang. Pada dasarnya itulah cerita pertandingan ini," katanya.
Tuchel juga mengingatkan para pemain baru kembali berkumpul setelah menjalani musim bersama klub masing-masing. "Jika melihat konteksnya, banyak pemain terakhir kali bermain bersama pada November, jadi sudah sekitar setengah tahun lalu."
"Kami hanya memiliki empat sesi latihan bersama dan melakukan banyak perubahan dalam komposisi tim. Kombinasi pemain dan formasi seperti ini belum pernah kami gunakan sebelumnya karena kami ingin memberikan kesempatan bermain 45 menit kepada semua pemain," ujar Tuchel.
PREVIOUS ARTICLE
Persija Perkenalkan Shin Tae-yong Jadi Pelatih BaruBERITA TERPOPULER























