Oscar Pensiun Mendadak di Usia 34, Gangguan Jantung Akhiri Karier Mantan Bintang Chelsea

Mantan gelandang Chelsea dan Timnas Brasil, Oscar, resmi mengakhiri karier sepak bolanya setelah didiagnosis mengalami gangguan jantung. (foto:bbc/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Mantan gelandang Chelsea dan Timnas Brasil, Oscar, resmi mengakhiri karier sepak bolanya setelah didiagnosis mengalami gangguan jantung.
Kabar mengejutkan datang dari Brasil. Oscar dos Santos Emboaba Junior memutuskan gantung sepatu di usia 34 tahun setelah tim medis menyatakan ia mengalami gangguan jantung yang berisiko jika tetap melanjutkan karier profesional.
Keputusan ini diambil hanya beberapa bulan setelah ia kembali ke klub masa kecilnya, São Paulo FC, pada Desember 2024. Padahal, kontraknya bersama klub tersebut masih tersisa dua tahun.
Kolaps Saat Tes Fisik
Masalah kesehatan Oscar terungkap pada November 2025. Saat menjalani tes fisik di pusat latihan São Paulo FC, ia merasa tidak sehat dan harus mendapatkan penanganan medis. Ia kemudian dirawat di rumah sakit selama beberapa hari untuk observasi lanjutan.
Berdasarkan laporan Associated Press (AP), Oscar didiagnosis mengalami vasovagal syncope, kondisi yang menyebabkan pingsan akibat penurunan tekanan darah dan detak jantung secara mendadak. Dalam kasus atlet profesional, kondisi ini berisiko tinggi karena berkaitan langsung dengan stabilitas sistem kardiovaskular saat aktivitas intens.
Gangguan tersebut membuat Oscar dan tim medis sepakat bahwa melanjutkan karier profesional bukan lagi pilihan yang aman.
Pernyataan Emosional Oscar
Dalam pernyataan resmi di situs São Paulo, Oscar mengaku berat menerima kenyataan harus berhenti lebih cepat dari rencananya.
“Saya ingin melakukan lebih banyak untuk São Paulo, saya ingin bermain lebih lama. Saya rasa saya masih punya kemampuan dan usia untuk terus bermain, tapi sayangnya ini terjadi,” ujar Oscar.
Ia menegaskan akan tetap mendukung klub yang membesarkan namanya itu sebagai suporter.
“Sekarang saya akan pensiun dan terus mendukung São Paulo, melanjutkan hidup sebagai seorang penggemar. Saya mengakhiri karier saya di São Paulo, sebuah karier yang telah membawa saya ke banyak tempat, hampir ke seluruh dunia.”
Oscar juga menyampaikan terima kasih kepada para penggemar yang mendukungnya, terutama dalam masa sulit yang ia hadapi.
Karier Cemerlang di Eropa dan Asia
Oscar dikenal sebagai gelandang kreatif dengan visi bermain dan kemampuan distribusi bola yang mumpuni. Namanya melejit ketika bergabung dengan Chelsea pada Juli 2012.
Bersama The Blues, ia langsung memberikan dampak signifikan. Pada musim perdananya, Oscar turut membantu Chelsea menjuarai Liga Europa. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang meraih gelar Liga Inggris dan Piala Liga pada musim 2014/2015.
Setelah lima musim di Inggris, Oscar membuat keputusan besar dengan hijrah ke China dan bergabung dengan Shanghai Port FC pada 2017. Di sana, ia menjalani tujuh musim yang sukses dan mempersembahkan tiga gelar Liga Super China.
Kepulangannya ke São Paulo pada akhir 2024 sempat disambut antusias oleh suporter. Banyak yang berharap ia bisa menutup karier dengan manis di klub masa kecilnya. Namun, kondisi kesehatan berkata lain.
Kontribusi untuk Timnas Brasil
Di level internasional, Oscar mencatatkan 48 penampilan bersama Timnas Brasil. Ia membukukan 10 gol dan 15 assist, serta tampil dalam sejumlah turnamen besar dunia.
Salah satu momen paling diingat publik adalah kiprahnya di Piala Dunia 2014, di mana ia menjadi bagian dari skuad Brasil di turnamen yang digelar di kandang sendiri.
Akhir yang Tak Direncanakan
Pensiunnya Oscar menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola modern, faktor kesehatan tetap menjadi prioritas utama, bahkan bagi pemain yang secara usia masih tergolong produktif.
Di tengah tuntutan fisik yang semakin tinggi, keputusan Oscar memilih berhenti demi keselamatan jangka panjang menunjukkan sisi lain dari profesionalisme seorang atlet.
Kariernya mungkin berakhir lebih cepat dari harapan, tetapi warisan kontribusinya di Brasil, Inggris, dan China tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan sepak bola global satu dekade terakhir.
(berbagaisumber/ai/hm27)
























