Djokovic Melaju ke Semifinal Australian Open 2026, Musetti Walkover di Rod Laver Arena

Ilustrasi, Musetti Singkirkan Djokovic via Walkover, Melaju ke Semifinal Australian Open 2026. (foto:tangkapanlayarvideo@ao26highlights/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Novak Djokovic memastikan langkah ke semifinal Australian Open 2026 setelah lawannya, Lorenzo Musetti, memutuskan walkover pada laga perempat final yang berlangsung di Rod Laver Arena, Melbourne, Rabu (28/1/2026) siang WIB.
Pertandingan antara unggulan keempat asal Serbia dan unggulan kelima dari Italia itu sejatinya diprediksi berlangsung sengit. Namun duel harus berakhir lebih cepat setelah Musetti tidak mampu melanjutkan laga karena kondisi fisik.
Pertandingan Ketat di Awal Laga
Sebelum keputusan walkover diambil, duel Djokovic versus Musetti sempat menyuguhkan pertarungan strategi yang menarik. Kedua petenis tampil agresif dan saling menekan sejak gim-gim awal.
Secara statistik, Musetti menunjukkan keberanian dalam menyerang dengan raihan 40 poin saat menerima servis, lebih banyak dibanding Djokovic yang mencatat 27 poin. Namun, Djokovic tampil lebih efektif dalam mengelola tekanan dan menjaga konsistensi, terutama pada momen-momen krusial.
Keunggulan pengalaman terlihat dari persentase servis pertama Djokovic yang mencapai 65 persen, lebih baik dibanding Musetti yang berada di angka 61 persen. Djokovic juga lebih disiplin dengan hanya melakukan satu double fault, sementara Musetti mencatat tiga kesalahan ganda.
Walkover Akhiri Perlawanan Musetti
Di tengah intensitas pertandingan, Musetti akhirnya memutuskan untuk mundur setelah menjalani evaluasi medis. Keputusan walkover itu membuat Djokovic otomatis dinyatakan menang dan melangkah ke babak empat besar tanpa harus menyelesaikan laga secara penuh.
Hingga pertandingan dihentikan, Djokovic unggul dalam efektivitas pemanfaatan break point dengan mencatat tiga keberhasilan dari tujuh kesempatan. Sebaliknya, Musetti hanya mampu mengonversi lima dari 11 peluang break point yang diperolehnya.
Djokovic Tampil Efisien dan Tenang
Meski kemenangan diraih lewat walkover, performa Djokovic tetap menunjukkan kualitas juara. Ia mencatat 11 poin beruntun terbanyak, hampir dua kali lipat dari Musetti, serta unggul dalam raihan poin dari servis dengan total 45 poin.
Efisiensi permainan ini memperlihatkan bagaimana Djokovic mampu mengendalikan tempo laga dan meminimalkan kesalahan, sebuah ciri khas yang terus membuatnya bertahan di level tertinggi tenis dunia.
Keuntungan Fisik Jelang Semifinal
Kemenangan tanpa laga penuh menjadi keuntungan tersendiri bagi Djokovic. Di fase akhir Grand Slam, manajemen stamina menjadi faktor krusial, terlebih bagi petenis berusia 38 tahun tersebut.
Dengan waktu pemulihan lebih panjang, Djokovic berpeluang tampil lebih segar di semifinal. Situasi ini memperkuat peluangnya untuk terus melangkah jauh dan menjaga asa meraih gelar Australian Open ke-11, sekaligus menambah catatan legendarisnya di Melbourne Park.
Tantangan Berat Masih Menanti
Meski jalan ke semifinal terbuka, Djokovic masih harus menghadapi tantangan besar pada laga berikutnya. Lawan yang lebih bugar dan intensitas pertandingan yang semakin tinggi akan menguji ketangguhan fisik serta mentalnya.
Namun, satu hal tetap tak terbantahkan: Novak Djokovic kembali menunjukkan konsistensinya di panggung Grand Slam. Dengan pengalaman dan kecerdasan taktik, ia tetap menjadi salah satu kandidat terkuat juara Australian Open 2026.
(berbagaisumber/ai/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Benfica vs Real Madrid: Duel Penentuan Nasib di Liga ChampionsBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















