Friday, June 5, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Melihat Statistik Pemain Asing PSMS Medan Jelang Bursa Transfer, Mungkinkah Diganti?

Mistar.idSenin, 29 Desember 2025 06.30
journalist-avatar-top
MI
melihat_statistik_pemain_asing_psms_medan_jelang_bursa_transfer_mungkinkah_diganti

Pemain asing yakni Felipe Cadenazzi (kanan), Vitor Barata (kiri), Kim Jeung-Ho (tengah) yang direkrut PSMS Medan untuk mengarungi Championship musim 2025/2026. (Foto: dok PSMS Medan/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Tiga pemain asing yakni Felipe Cadenazzi, Vitor Barata, Kim Jeung-Ho yang direkrut oleh PSMS Medan untuk mengarungi Championship musim 2025/2026 telah mencatatkan statistiknya masing-masing, setidaknya hingga pekan ke-13 ini menjelang bursa transfer Januari 2026 mendatang.

Meski bukan faktor utama, statistik pemain kerap menjadi perhatian publik, pelatih maupun manajemen bagi seorang pemain terlebih pada masa bursa transfer. Karena pada masa ini, peluang adanya pergantian bagi seorang pemain di suatu klub selalu terbuka, termasuk bagi ketiga pemain PSMS Medan tersebut.

A. Felipe Cadenazzi

Felipe Cadenazzi merupakan satu dari tiga pemain asing yang direkrut PSMS Medan musim ini. Bermodal pernah menjadi mesin gol Borneo FC, kedatangan pemain berkebangsaan Argentina tersebut ke PSMS Medan memberikan ekspektasi tinggi.

Felipe terbilang sukses menjadi andalan PSMS Medan musim ini. Sejumlah laga yang dimainkan, Felipe Cadenazzi selalu menjadi pilihan utama dan main sejak menit awal.

Namun sebagai seorang penyerang, persentase gol pemain 34 tahun tersebut dapat dikatakan minim. Hal tersebut dapat dilihat dari 13 pekan Championship, Felipe baru berhasil mencatatkan 3 gol. Bahkan 2 dari 3 gol yang diciptakannya berasal dari tendangan titik putih.

Namun Felipe memiliki catatan prestasi pada bulan Oktober 2025. Saat itu golnya ke gawang Adhyaksa FC dinobatkan sebagai Gol of The Month.

Statistik lainnya dilihat dari web resmi Transfemarkt, Felipe memiliki catatan yakni 1 assis darinya yang berhasil menjadi gol. Namun Ia juga memiliki catatan sportivitas yang kurang baik, sejauh ini Felipe sudah tercatat 2 kali terkena kartu merah.

B. Vitor Barata

Selanjutnya Vitor Barata, pemain berposisi gelandang serang yang direkrut PSMS Medan musim ini juga sudah mencatatkan statistiknya tersendiri. Sama seperti Felipe, Barata juga sudah pernah bermain di Indonesia sebelum berkostum PSMS Medan.

Barata juga merupakan andalan PSMS Medan khususnya di lini tengah. Memiliki gaya bermain yang lincah, Pemain asal Portugal tersebut kerap diduetkan dengan Rezki Fariz dalam mengolah permain PSMS Medan.

Setidaknya sudah lebih dari 10 laga dimainkannya bersama skuad Ayam Kinantan musim ini. Meski bukan sebagai ujung tombak murni, Barata sejauh ini sudah menyamai catatan gol dari rekan setimnya, Felipe Cadenazzi. Barata kini sudah mengoleksi 3 gol dan ketiganya berasal dari open play.

Golnya pada saat melawan Sumsel United juga dinobatkan sebagai Gol of The Week pada pekan ke-12. Terakhir pada pertandingan melawan Sriwijaya FC (27/12) kemarin, Barata sukses mencatatkan 1 assis kepada Rudiyana. Tendangan bebas Barata berhasil dikonversi Rudiyana menjadi gol melalui sundulannya.

C. Kim Jeung-Ho

Berbeda dengan dua pemain asing sebelumnya, Kim datang ke Kota Medan tanpa ekspektasi lebih. Pasalnya musim ini menjadi perdana baginya bermain di persepakbolaan Indonesia.

Mantan pemain Timnas Korea Selatan U-23 ini merupakan pemain berposisikan bek tengah. Meski tandemnya di PSMS kerap dirubah seperti Zikri Ferdiansyah, Erwin Gutawa dan Jody Kurniady, namun Kim selalu menjadi kepercayaan Pelatih Kas Hartadi di lini belakang.

Bahkan saat ini Kim dipercaya sebagai kapten tim. Kepercayaan ini diberikan Kas Hartadi melihat Kim yang memiliki jiwa kepemimpinan di skuad PSMS Medan. Kepercayaan itupun tidak tergantikan setidaknya hingga pekan ke-13 ini.

Meski seorang pemain belakang, pemain berusia 30 tahun tersebut pun sudah mencatatkan gol bagi PSMS Medan. Ia pernah mencatatkan gol saat melawan Sumsel United. Saat itu tendangan bebasnya tak berhasil dibendung penjaga gawang lawan.

Kim juga pernah menjadi Match of The Match (MOTM) saat PSMS Medan melawan Sumsel United pada 24 November 2025 lalu. Ia juga pernah dinobatkan menjadi salah satu pemain dengan angka intercept tertinggi.

Diketahui sebelumnya PSMS Medan belum memastikan pemain anyar maupun yang akan dicoret pada bursa transfer Januari 2026 mendatang. Pelatih Kas Hartadi kepada Mistar belum lama ini masih merahasiakan hal tersebut dengan alasan masih fokus dengan sisa laga sebelum masuk bulan Januari.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN