Marseille Tekuk Union Saint-Gilloise 3-2 di Laga Dramatis — Greenwood Brace dan Duel yang Diwarnai VAR

Ilustrasi, Marseille Tekuk Union Saint-Gilloise 3-2 di Laga Dramatis — Greenwood Brace dan Duel yang Diwarnai VAR. (foto:fotmob/Ig@Mason Greenwood/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Round 6 Liga Champions menghadirkan salah satu drama paling intens musim ini ketika Marseille berhasil mengamankan kemenangan 3-2 atas Union Saint-Gilloise di Lotto Park, Anderlecht — Rabu (10/12/2025) pagi WIB. Laga yang berisikan lima gol, dua gol dianulir VAR, serta penyelamatan krusial di menit akhir ini menjadi bukti bagaimana tekanan Liga Champions memaksa setiap tim bermain pada batas kemampuan tertinggi.
Marseille datang dengan catatan buruk: belum menang dalam laga tandang Eropa musim ini. Namun di Lotto Park, mereka menemukan ketajaman, ketenangan, dan sedikit keberuntungan — semuanya mengalir melalui dua gol Mason Greenwood.
Union Saint-Gilloise, yang tampil ngotot sejak menit awal, memberikan perlawanan heroik hingga detik terakhir. Namun tiap kali momentum berpihak kepada mereka, VAR dan penyelesaian akhir menghentikan langkah mereka.
Inilah sorotan mendalam dari duel penuh tensi dan emosi tersebut.
Start Panas Union SG: Khalaili Buka Laga dengan Aksi Kelas Eropa
Baru lima menit pertandingan berlangsung, Anan Khalaili menciptakan salah satu gol individual terbaik di fase liga musim ini. Berawal dari build-up sabar, Rob Schoofs mengalirkan bola yang langsung disambar Khalaili. Ia memotong ke dalam dan melepaskan tembakan melengkung yang menukik ke sudut bawah gawang.
1-0. Stadion meledak. Marseille kaget.
Namun keunggulan itu hanya memacu Marseille untuk bangkit.
Serangan Balik Marseille: Respons Cepat dan Gol Rebound Paixão
Hanya berselang 10 menit, Marseille membalas. Kombinasi Greenwood dan Vermeeren membuka celah bagi Paixão. Tendangannya diblok, sepakan Aubameyang ditepis Scherpen, tetapi Paixão paling cepat bereaksi — mengirimkan bola ke atap gawang.
1-1. Marseille kembali hidup.
Setelah gol ini, permainan berubah. Marseille mulai menemukan jalur progresi, sementara Union SG kehilangan struktur dan tempo.
Greenwood Menjadi Pusat Momentum: Gol Kedua Marseille Penuh Kepercayaan Diri
Menit ke-41 menjadi titik balik. Greenwood mengontrol bola dari umpan jauh Højbjerg, bermain umpan satu-dua dengan Aubameyang, dan mengeksekusi tembakan keras yang gagal ditahan Scherpen. Di saat ritme laga mulai melambat, Greenwood justru menghidupkannya kembali.
Babak pertama ditutup dengan Marseille unggul 2-1, dengan xG 1,16 berbanding hanya 0,05 dari tuan rumah.
Awal Babak Kedua: Greenwood Pamer Ketajaman — 3-1 Marseille
Tiga menit memasuki babak kedua, O’Riley mengirimkan umpan first-time indah ke ruang kosong. Greenwood, dengan ketenangan khas pemain kelas top, mengecoh Leysen sebelum menempatkan bola ke pojok jauh.
3-1. Marseille seolah memegang kendali penuh.
Namun laga ini jauh dari kata selesai.
Kesalahan Rulli dan Kebangkitan Union SG
Pada menit ke-71, sebuah kesalahan fatal menghidupkan kembali harapan tuan rumah.
Rulli gagal menangkap umpan silang Leysen dan bola justru jatuh di kaki Khalaili.
Tak membuang kesempatan, ia menembak ke sudut jauh.
Brace Khalaili. 3-2. Lotto Park kembali bergemuruh.
Dari sinilah drama penuh adrenalin dimulai.
Union SG Melawan: Dua Gol Dianulir, Dua Kali Kebahagiaan yang Dihancurkan VAR
Union SG menyerang tanpa henti. Dan dua kali pula asa mereka digagalkan.
Menit 77 — Mac Allister Cetak Gol, VAR Membatalkan
Zorgane mengirim scoop pass indah ke kotak penalti, Mac Allister menyelesaikan dengan dingin.
Suporter merayakan.
Namun VAR menunjukkan offside tipis dalam proses build-up.
No goal. Hancur seketika.
Menit 89 — Promise David Juga Offside
David menerobos, menaklukkan Rulli, mencetak gol, merayakan…
Namun bendera hakim garis langsung terangkat.
Union SG kembali dipukul mundur.
Detik-Detik Akhir: Rulli Menebus Dosa dengan Salah Satu Save Terbaik Musim Ini
Saat laga memasuki menit 90+3, Union SG mendapat peluang emas.
Sebuah umpan silang ke tiang jauh disambar Promise David.
Namun Rulli melakukan penyelamatan satu tangan yang luar biasa — menepis bola dari garis gawang saat seluruh stadion menahan napas.
Penyelamatan itu bukan hanya menyelamatkan tiga poin, tetapi juga menyelamatkan peluang Marseille di kompetisi ini.
Analisis Singkat: xG, Kontrol Laga, dan Ketajaman Eksekusi
xG Union SG: 0,67
xG Marseille: 1,48
Angka ini menjelaskan segalanya. Marseille memaksimalkan peluang besar yang mereka miliki, sementara Union SG harus membayar mahal kurang klinisnya eksekusi, ditambah “neraka kecil” bernama VAR.
Dampak Klasemen dan Masa Depan Kompetisi
Kemenangan ini membawa Marseille naik ke posisi 16, membuka peluang lebih besar untuk melangkah ke fase berikutnya.
Sementara Union Saint-Gilloise turun ke posisi 25, meski penampilan mereka menunjukkan bahwa mereka bukan tim yang mudah dikalahkan — apalagi di kandang sendiri.
Kesimpulan: Laga Penuh Intensitas dan Dua Cerita Besar
Pertandingan ini menghadirkan dua kisah utama:
1. Mason Greenwood, sang pembeda, tampil bak penyelamat dengan dua gol berkelas yang menjadi fondasi kemenangan Marseille.
2. Union Saint-Gilloise, yang tampil heroik, namun dihantui bendera offside dan keputusan VAR yang menahan laju mereka menuju comeback.
Pada akhirnya, Marseille berhasil bertahan di tengah badai tekanan di menit-menit akhir.
Dan Lotto Park menyaksikan salah satu pertandingan paling dramatis di fase liga musim ini.
(fotmob/ai/hm27)



















