Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Irak vs UEA 2-1 (Agregat 3-2): Penalti Menit 90+17 Jadi Penentu Lolos di Basra

Mistar.idRabu, 19 November 2025 pukul 01.39 WIB
irak_vs_uea_21_agregat_32_penalti_menit_9017_jadi_penentu_lolos_di_basra

Ilustrasi, Irak vs UEA 2-1 (Agregat 3-2): Penalti Menit 90+17 Jadi Penentu Lolos di Basra. (foto:fotmob/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR,ID

Timnas Irak memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas Uni Emirat Arab (UEA) dalam laga Kualifikasi Piala Dunia AFC Final di Basra International Stadium, Rabu (19/11/2025) dini hari WIB. Kemenangan tersebut menutup agregat 3-2, sekaligus membawa publik Basra merayakan salah satu malam paling menegangkan dalam sejarah sepak bola nasional mereka.

Laga berlangsung ketat sejak babak pertama, dengan kedua tim saling bertukar peluang. Intensitas tinggi, duel keras, kartu kuning, cek VAR, serta dua pemain UEA yang cedera membuat pertandingan dipenuhi dinamika hingga tambahan waktu super panjang.

UEA Unggul Lebih Dulu, Irak Balas Lewat Substitusi Jitu

UEA membuka keunggulan melalui Caio Lucas pada menit ke-52 setelah memanfaatkan umpan matang Yahia Nader. Tertinggal satu gol, Irak meningkatkan tekanan lewat serangan sayap dan pergantian pemain yang terbukti menjadi titik balik pertandingan.

Masuknya Mohanad Ali memberi warna baru. Striker yang menjadi super-sub itu menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-66 melalui sundulan akurat memanfaatkan umpan silang Amir Al-Ammari dari situasi bola mati. Gol tersebut membangkitkan semangat tuan rumah sekaligus membalik momentum pertandingan.

18 Menit Injury Time: VAR, Protes, dan Momen yang Mengubah Nasib

Pertandingan memuncak dramanya saat memasuki menit akhir. Tambahan waktu awal 10 menit melebar hingga 18 menit akibat cedera, review VAR, dan protes berkepanjangan.

Pada menit ke-90+11, sundulan Mohanad Ali mengenai tangan Yahia Nader di kotak penalti. Setelah proses VAR yang memakan waktu, wasit memberikan penalti untuk Irak pada menit ke-90+13—keputusan yang langsung memicu protes keras dari pemain UEA.

Amir Al-Ammari, yang tampil luar biasa sepanjang laga, maju sebagai eksekutor. Ia melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut atas gawang UEA pada menit ke-90+17, mengubah skor menjadi 2-1. Stadion Basra pun meledak dalam euforia.

UEA berupaya mengejar skor di sisa waktu, tetapi pertahanan Irak tampil kokoh hingga peluit panjang dibunyikan pada menit ke-90+18.

Laga Penuh Tekanan, Cedera, dan Kartu Kuning

Pertandingan ini juga diwarnai:

- Beberapa cedera yang membuat UEA melakukan pergantian paksa.

- Kartu kuning kepada pemain kunci seperti Caio Lucas, Amir Al-Ammari, dan Kouame Kouadio.

- Aksi penyelamatan penting dari kiper Irak, Jalal Hassan, yang menjaga asa tim tuan rumah.

Intensitas duel serta tekanan mental tinggi dari suporter membuat laga ini menjadi salah satu pertarungan paling keras di fase kualifikasi.

Irak Lolos dengan Dramatis: Kebangkitan yang Menggetarkan Basra

Dengan skor akhir 2-1 dan agregat 3-2, Irak memastikan langkah ke babak selanjutnya. Dua pemain menjadi sorotan utama:

- Mohanad Ali — super-sub yang menghidupkan permainan dan mencetak gol penyeimbang.

- Amir Al-Ammari — kreator serangan, pemberi assist, dan pencetak gol penalti krusial.

Kemenangan ini bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang mentalitas, taktik, dan ketahanan Irak dalam menghadapi tekanan luar biasa dari UEA maupun situasi pertandingan.

(fotmob/ai/hm27))



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN