Como Pesta Gol! Torino Dibantai 6-0, Douvikas Jadi Mimpi Buruk di Sinigaglia

Ilustrasi, Como Pesta Gol! Torino Dibantai 6-0, Douvikas Jadi Mimpi Buruk di Sinigaglia. (foto:goal/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Como menunjukkan wajah buasnya di Serie A. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (24/1/2026) malam WIB, Como tanpa ampun menghajar Torino dengan skor telak 6-0 pada laga pekan ke-22 Liga Italia.
Penyerang asal Yunani Anastasios Douvikas tampil sebagai aktor utama kemenangan dengan mencetak dua gol (brace), sementara empat gol lainnya disumbangkan oleh Martin Baturina, Lucas da Cunha (penalti), Nicolas Kühn, dan Maxence Caqueret.
Hasil ini menjadi salah satu kemenangan terbesar Como sepanjang musim, sekaligus menegaskan status mereka sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan di Serie A.
Gol Cepat Jadi Titik Awal Petaka Torino
Como langsung tampil agresif sejak menit awal. Tekanan tinggi dan transisi cepat membuat Torino kesulitan mengembangkan permainan.
Gol pembuka lahir di menit ke-8 melalui Anastasios Douvikas. Berawal dari umpan terobosan matang Lucas da Cunha, Douvikas dengan tenang menaklukkan kiper Torino dan membawa Como unggul cepat 1-0.
Keunggulan tersebut membuat Como semakin percaya diri. Torino justru terlihat gugup dan beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya.
Baturina Menggandakan Keunggulan, Torino Kehilangan Kendali
Dominasi tuan rumah berbuah gol kedua pada menit ke-16. Gelandang muda Martin Baturina melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung penjaga gawang Torino.
Setelah tertinggal dua gol, Torino mencoba bangkit lewat Che Adams dan Cyril Ngonge. Namun, rapuhnya koordinasi lini depan membuat sejumlah peluang mereka terbuang percuma, bahkan beberapa kali terjebak offside.
Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 2-0 untuk Como, skor yang belum sepenuhnya menggambarkan dominasi tuan rumah.
VAR dan Penalti Menghancurkan Mental Torino
Memasuki babak kedua, penderitaan Torino kian bertambah. Pada menit ke-55, wasit menunjuk titik putih setelah VAR menilai Guillermo Maripán melakukan handball di kotak terlarang.
Lucas da Cunha yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor berubah menjadi 3-0, sekaligus membuat mental pemain Torino semakin jatuh.
Tak lama berselang, Douvikas kembali mencatatkan namanya di papan skor. Pada menit ke-66, ia menyambut assist Martin Baturina dari jarak dekat untuk mencetak gol keduanya sekaligus membawa Como unggul 4-0.
Pesta Gol Tak Terbendung
Como tak mengendurkan serangan meski sudah unggul jauh. Justru, gol demi gol terus mengalir di 20 menit terakhir pertandingan.
Nicolas Kühn mencetak gol kelima di menit ke-70 lewat sepakan kaki kiri spektakuler dari sisi kanan kotak penalti. Enam menit berselang, giliran Maxence Caqueret menutup pesta gol Como melalui tembakan jarak jauh akurat dari luar kotak penalti.
Skor 6-0 bertahan hingga peluit akhir, menandai malam yang sempurna bagi Como dan malam kelam bagi Torino.
Catatan Penting Laga Como vs Torino
Kemenangan telak ini menunjukkan efektivitas Como dalam memanfaatkan peluang, bahkan dari situasi dengan xG rendah. Selain itu, kontribusi pemain pengganti seperti Kühn dan Caqueret menegaskan kedalaman skuad Como musim ini.
Sebaliknya, Torino tampil tanpa daya. Meski diperkuat nama-nama berpengalaman seperti Duván Zapata dan Nikola Vlašić, mereka gagal mencetak satu pun gol dan berkali-kali kehilangan momentum.
Kesimpulan: Kemenangan 6-0 ini bukan hanya soal tiga poin bagi Como, tetapi juga pernyataan kuat bahwa mereka siap bersaing di papan tengah Serie A. Sementara bagi Torino, kekalahan telak ini menjadi alarm keras untuk segera berbenah jika tak ingin terus terperosok.
(fotmob/ai/hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















