Tuesday, September 29, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

CAS Tolak Permohonan, Rizki Juniansyah Dipastikan Absen di Asian Games 2026

Mistar.idSelasa, 29 September 2026 pukul 15.10 WIB
cas_tolak_permohonan_rizki_juniansyah_dipastikan_absen_di_asian_games_2026

Rizki Juniansyah. (Foto: Antara/Wahy Putro A)

news_banner

Nagoya, MISTAR.ID – Rizki Juniansyah dipastikan tidak dapat memperkuat Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Court of Arbitration for Sport (CAS) menolak permohonan untuk mencabut penangguhan sementara yang dijatuhkan International Weightlifting Federation (IWF).

Kepastian tersebut disampaikan melalui pernyataan bersama PABSI, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Rizki. Dengan keputusan CAS, penangguhan sementara terhadap Rizki tetap berlaku sehingga ia tidak dapat bertanding di Asian Games 2026.

Penangguhan yang diterima Rizki berkaitan dengan dugaan pelanggaran kewajiban whereabouts. Kewajiban tersebut berkaitan dengan ketersediaan atlet untuk menjalani pemeriksaan doping di luar kompetisi.

PABSI, KOI, dan Rizki menegaskan bahwa penangguhan tersebut merupakan tindakan prosedural yang diberlakukan selama proses perkara berlangsung. Rizki juga belum dinyatakan melakukan pelanggaran aturan anti-doping.

"Penangguhan tersebut bukan merupakan temuan bahwa Rizki telah melakukan pelanggaran aturan anti-doping, dan proses pemeriksaan mengenai pokok perkara baru akan dimulai," demikian bunyi pernyataan bersama tersebut, dilansir detikSport, Selasa (29/9/2026).

Ketiganya juga memastikan perkara yang dihadapi Rizki tidak berkaitan dengan penggunaan zat terlarang.

"Kasus ini tidak berkaitan dengan zat terlarang apa pun," tulis PABSI, KOI, dan Rizki.

Rizki juga disebut tidak pernah mendapatkan hasil tes doping positif sepanjang kariernya, termasuk pada pemeriksaan terakhir yang dilakukan pada Agustus 2026.

Rizki membantah tuduhan tersebut dan akan menjalani proses pembelaan di hadapan CAS dengan dukungan penuh dari PABSI dan KOI.

"Rizki membantah tuduhan tersebut dan akan membela kasusnya di hadapan CAS, dengan dukungan penuh dari PABSI dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI)," ucap pernyataan tersebut.

PABSI, KOI, dan Rizki menyatakan menghormati keputusan CAS serta proses anti-doping yang saat ini masih berjalan. Mereka juga berkomitmen untuk bekerja sama sepenuhnya selama proses tersebut berlangsung.

Pemeriksaan terhadap pokok perkara sendiri baru akan dimulai. Untuk sementara, penangguhan tetap berlaku sehingga Rizki harus absen dari Asian Games 2026.

Kehilangan Kesempatan Bela Indonesia

Keputusan CAS membuat Rizki kehilangan kesempatan tampil membela Indonesia di Nagoya. PABSI, KOI, dan Rizki menyayangkan situasi tersebut, terlebih Rizki berstatus sebagai juara bertahan Olimpiade dan Dunia.

"Kami menyayangkan bahwa Rizki, yang merupakan juara bertahan Olimpiade dan Dunia, tidak dapat mewakili Indonesia di Nagoya," tuturnya.

Pemeriksaan Perkara Belum Selesai

Keputusan CAS yang mempertahankan penangguhan sementara tidak berarti Rizki telah dinyatakan bersalah dalam perkara anti-doping. Proses pemeriksaan terhadap pokok perkara justru baru akan dimulai.

Rizki tetap membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya dan akan membela diri di hadapan CAS dengan dukungan PABSI serta KOI.

Ketiganya juga menyatakan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut selama proses persidangan masih berlangsung.

Untuk saat ini, hal yang telah dipastikan adalah Rizki Juniansyah tidak dapat tampil di Asian Games 2026. Sementara itu, pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kewajiban whereabouts masih terus berjalan. (Detik)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN