Ana-Meilysa Raih Perak SEA Games 2025 Usai Kalah Dramatis dari Ganda Malaysia

Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perak di nomor ganda putri badminton SEA Games 2025. (Foto: Arsip PBSI)
Pematangsiantar, MISTRA.ID
Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, harus puas dengan medali perak di cabang bulu tangkis SEA Games 2025. Di final, Ana dan Meilysa berhadapan dengan unggulan Malaysia, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan, dalam duel tiga gim yang menegangkan.
Sejak awal, Ana dan Meilysa bermain di bawah tekanan. Lawan mereka, pasangan peringkat dua dunia, sudah tiga kali mereka temui sebelumnya. Ana dan Meilysa langsung tertinggal 0-5 di gim pertama. Mereka sempat berusaha mengejar, tapi tetap saja ketinggalan 7-11 di interval.
Setelah jeda, permainan Ana dan Meilysa mulai membaik. Mereka berhasil menyamakan skor di 13-13, bahkan sempat unggul sebentar. Pertandingan makin seru, poin saling kejar, reli panjang. Namun saat memimpin 16-15, Ana dan Meilysa kehilangan momentum. Tan dan Muralitharan langsung melesat dengan enam poin berturut-turut dan mengamankan gim pertama.
Pada gim kedua, Ana dan Meilysa kembali tertinggal 1-7 di awal, lalu 5-11 di interval. Tetapi semangat mereka belum habis. Mereka bangkit, menyamakan skor lagi di 13-13. Kali ini, Ana dan Meilysa lebih tenang di momen-momen krusial. Dua kali gagal di match point, tapi akhirnya mereka menutup gim kedua dengan kemenangan 21-19. Laga pun lanjut ke gim ketiga.
Gim penentuan berjalan makin panas. Ana dan Meilysa sempat tertinggal, lalu menyusul dan memimpin 8-6. Tapi saat interval, Tan dan Muralitharan unggul tipis. Setelah rehat, Ana dan Meilysa main lebih agresif, sempat menjauh 16-11 dan unggul 17-14. Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan lama. Ganda Malaysia bangkit, merebut tujuh poin beruntun, dan menutup gim ketiga. Mereka pun keluar sebagai pemenang final.
Dari hasil ini, Indonesia menambah satu perak dari sektor ganda putri bulu tangkis di SEA Games 2025. Sampai sekarang, bulu tangkis sudah menyumbang satu emas, dua perak, dan satu perunggu untuk tim Merah Putih.
Emas didapat dari beregu putra, satu perak lagi dari beregu putri, dan perunggu diraih Jafar Hidayatullah bersama Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di ganda campuran.
Peluang emas Indonesia belum habis. Satu emas sudah pasti dari final tunggal putra, karena dua wakil Indonesia, Alwi Farhan dan Moh. Zaki Ubaidillah, saling berhadapan. Masih ada harapan emas tambahan dari ganda putra, saat Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Isfahani siap menantang ganda kuat Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di partai puncak.






















