Wednesday, October 21, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Viral Bendera Israel Berkibar di Lamongan, Pemdes Turun Tangan dan Ungkap Kondisi Pemilik Rumah

Mistar.idRabu, 21 Oktober 2026 pukul 10.36 WIB
viral_bendera_israel_berkibar_di_lamongan_pemdes_turun_tangan_dan_ungkap_kondisi_pemilik_rumah

Bendera Israel di Lamongan (Foto: Dok. Istimewa)

Lamongan, MISTAR.ID – Pemasangan bendera Israel di sebuah rumah di Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menghebohkan warga setelah videonya viral di media sosial. Pemerintah desa bersama aparat setempat kemudian menurunkan bendera tersebut untuk meredam keresahan masyarakat.

Dalam video yang beredar, bendera Israel terlihat berkibar di rumah seorang warga. Pemerintah desa menindaklanjuti kejadian tersebut setelah ramai menjadi perbincangan publik.

Sekretaris Desa Made, Khabbib Yaumiddin, mengatakan pemilik rumah selama ini tinggal sendirian setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Ia juga dikenal jarang bergaul dan kerap mengekspresikan diri melalui tulisan maupun coretan di dinding rumahnya.

“Kalau mengamuk tidak pernah. Orangnya lebih cenderung diam dan menyampaikan lewat tulisan-tulisan, mungkin karena kondisi gangguan jiwa tersebut,” kata Khabbib.

Pemerintah Desa Turunkan Bendera Israel

Penjabat (Pj) Kepala Desa Made, Suryo, mengatakan penurunan bendera dilakukan setelah pemasangannya menjadi viral di media sosial.

“Sesuai dengan yang viral di media sosial, pemasangan bendera negara tertentu hari ini kita lepas bersama Pak Babinsa, Pak Sekdes, dan disaksikan warga setempat,” ujar Suryo.

Penurunan tersebut dilakukan bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa), sekretaris desa, serta disaksikan warga setempat.

Coretan di Sekitar Rumah Ikut Dibersihkan

Setelah bendera diturunkan, coretan di sekitar lokasi juga dibersihkan. Pemerintah desa berharap langkah tersebut dapat menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Suryo juga berharap kain serupa tidak kembali dipasang agar tidak memicu keresahan di tengah warga Desa Made.

Sementara itu, dugaan bahwa pemilik rumah mengalami gangguan jiwa disampaikan berdasarkan keterangan pemerintah desa. Kondisi tersebut tidak dapat dipastikan hanya dari perilaku yang terlihat dalam video atau keterangan warga.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN