BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di 4 Wilayah Hari Ini, 21 Oktober 2026

Ilustrasi hujan deras (Foto: Istimewa)
Jakarta, MISTAR.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan pada Rabu (21/10/2026). Empat wilayah bahkan berpeluang dilanda hujan lebat hingga sangat lebat, yakni Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Tengah.
Sementara itu, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jawa Barat, serta sejumlah wilayah di Papua juga berpotensi mengalami hujan. Masyarakat di daerah terdampak diimbau mewaspadai perubahan cuaca dan potensi hujan disertai angin kencang.
BMKG menjelaskan, secara umum sebagian besar wilayah Indonesia masih diprakirakan mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah pada periode dasarian III Oktober hingga dasarian II November 2026. Meski demikian, hujan signifikan tetap berpeluang terjadi dalam skala harian akibat dinamika atmosfer.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini
Berdasarkan prakiraan BMKG, berikut wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat pada Rabu (21/10/2026).
Potensi hujan lebat hingga sangat lebat:
- Aceh
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Utara
- Papua Tengah
Wilayah lain yang berpotensi mengalami hujan:
- Sumatera Utara
- Kepulauan Riau
- Jawa Barat
- Papua Barat
- Papua Pegunungan
- Papua
Selain hujan, sejumlah daerah juga berpotensi mengalami angin kencang yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Lima Wilayah Berpotensi Angin Kencang
BMKG turut memperingatkan potensi angin kencang di lima wilayah berikut:
- Banten
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Utara
Masyarakat di wilayah tersebut perlu berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan ketika melintasi kawasan yang rawan terdampak angin kencang.
Dinamika Atmosfer Picu Pertumbuhan Awan Hujan
BMKG menyebut aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diprakirakan aktif pada 20–21 Oktober 2026 di sekitar Aceh, Kalimantan bagian utara, dan perairan utara Papua.
Gelombang Rossby Ekuatorial juga diprakirakan aktif di Samudra Hindia sebelah barat Aceh dan Laut Andaman. Sementara itu, Gelombang Kelvin berpotensi aktif di sebagian Sumatera bagian selatan, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Aktivitas gelombang atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama jika didukung kondisi atmosfer yang labil dan pemusatan massa udara.
BMKG juga mencatat adanya sirkulasi siklonik di Laut Andaman, Laut Cina Selatan, dan perairan utara Kalimantan Barat. Selain itu, pengaruh tidak langsung Siklon Tropis Champi di sebelah timur Filipina turut memengaruhi pola angin regional.
Kombinasi faktor atmosfer tersebut dapat memicu hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang. Masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem.
PREVIOUS ARTICLE
Pecah Rekor Nasional! Orang Medan Marelan Paling Sering Menikah di Indonesia Sepanjang Januari—Juni 2026





































