Revolusi Digital RT/RW: Layanan Surat hingga Iuran Cukup Perintah Suara Berbasis AI

Visual tentang Posko Digital RT 05/RW 03 sebagai pusat layanan terintegrasi. (Foto ilustrasi: maris/meta/mistar.id)
Jakarta, MISTAR.ID (14/10/2026) — Era baru pelayanan warga dimulai. Administrasi di tingkat RT/RW kini dijajaki dengan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mempermudah pengurusan surat, pendataan warga, hingga pembayaran iuran hanya melalui perintah suara.
Inovasi tersebut diungkapkan dalam gelar wicara bertema "Smart Community Powered by AI" di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Ketua RW 01 Sukahati, Ma'mun Adizi, yang telah lebih dulu menerapkan sistem ini di lingkungannya, mengatakan teknologi digital sangat membantu mempermudah pelayanan kepada warga.
Aplikasi bernama Tata Warga yang dikembangkan PT Technosoft Indo Prima ini dapat dioperasikan melalui perintah suara. Warga dapat mengajukan layanan seperti surat pengantar keterangan pindah, sementara pengurus dapat mengelola pengumuman, pengaduan, agenda kegiatan, hingga pemungutan suara.
Direktur PT Technosoft Indo Prima, Deden Rahmawan, mengatakan pemanfaatan AI di tingkat lingkungan diarahkan untuk membangun tata kelola komunitas yang saling terhubung dengan layanan yang lebih praktis, cepat, dan mudah diakses.
"AI menjadi sarana untuk mengolah pengetahuan dan memperluas kemampuan manusia. Namun, manusialah yang tetap menentukan arah, menetapkan tujuan, dan memberikan makna bagi setiap inovasi teknologi," kata Deden.
Ketua DPW Ikatan Ahli Informatika Indonesia Nusantara (IAIIN) Jakarta, Arief Wibowo, menilai inovasi digital dapat memperkuat konektivitas masyarakat, tetapi perlu diiringi peningkatan literasi digital agar warga dapat memanfaatkannya secara produktif.
"Dengan adanya inovasi dan teknologi, masyarakat berdaya, Indonesia akan sejahtera," ujarnya.
Sementara itu, pakar keamanan siber, Irjen Pol. (Purn.) Yehu Wangsajaya, menyoroti pentingnya fitur darurat untuk memperkuat koordinasi antara warga, pengelola lingkungan, dan aparat. Pada aplikasi tersebut, tombol darurat akan mengirimkan notifikasi kepada ketua RT, ketua RW, dan petugas keamanan lingkungan, serta terhubung langsung ke layanan 110 dan pemadam kebakaran.
Selain untuk RT/RW, pendekatan serupa juga dikembangkan untuk komunitas melalui aplikasi One Partner, yang dapat digunakan oleh kelompok olahraga, PKK, organisasi sosial, komunitas keagamaan, hingga lingkungan kampus untuk mengelola keanggotaan, iuran, kehadiran, arisan, dan koperasi.(hm02)


























































