Pemerintah Subsidi Pelunasan Haji 2027 Rp3 Juta, Pendaftar Baru Tidak Dapat

Ilustrasi jemaah haji. (Foto: Antara Foto/Andika Wahyu/agr)
Jakarta, MISTAR.ID - Calon jemaah haji Indonesia yang akan berangkat ke Tanah Suci pada 2027 mendapat keringanan biaya pelunasan. Pemerintah menetapkan subsidi sebesar Rp3 juta, sehingga calon jemaah hanya perlu membayar Rp23.248.825.
Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyebut subsidi pelunasan Rp3 juta ini diberikan kepada mereka yang sudah menunggu antrean rata-rata 14 hingga 15 tahun.
"Jemaah berangkat itu sesuai dengan porsi. Porsinya sekarang sekitar rata-rata 14 tahun, 15 tahun. Merekalah yang berangkat," ucap Marwan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Sementara itu, jemaah yang baru mendaftar tidak mendapatkan subsidi Rp3 juta tersebut.
"Maka bagi jemaah yang baru mendaftar, tentu tidak dapat subsidi berangkat," kata Marwan.
DPR RI bersama pemerintah menyepakati biaya pelunasan haji 2027 sebesar Rp23.248.825 per jemaah.
Besaran biaya pelunasan tersebut ditetapkan setelah pemerintah memberikan subsidi Rp3 juta per jemaah.
"Maka pelunasan Bipih jemaah haji tahun 1448 H/2027 M sebesar rata-rata menjadi setelah disubsidi pemerintah menjadi Rp23.248.825," kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Komisi VIII DPR, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Rinciannya, biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) ditetapkan sebesar Rp54.648.825.
Dari total Bipih tersebut, dikurangi Rp25 juta setoran awal jemaah, subsidi pemerintah sebesar Rp3 juta, dan saldo nilai manfaat sebesar Rp3,4 juta.
Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf mengatakan secara total, jemaah hanya membayar biaya sekitar Rp48 juta.
"Rp23,2 juta kalau ditambah dengan Rp25 juta yang sudah disetorkan jadi sekitar Rp48 juta," kata Irfan.
Berikut rincian biaya haji 2027:
* BPIH: Rp98.466.351,35
* Bipih: Rp54.648.825
* Nilai manfaat: Rp43.817.526,35
Dari Bipih sebesar Rp54.648.825 yang menjadi kewajiban jemaah, terdapat pengurangan dengan rincian:
* Setoran awal jemaah: Rp25.000.000
* Saldo nilai manfaat di rekening virtual: Rp3.400.000
* Subsidi pemerintah: Rp3.000.000
Dengan demikian, total pelunasan yang harus dibayar jemaah sebesar Rp23.248.825. (hm25/cnn Indonesia)
















































