Kelangkaan BBM di Tapanuli, Begini Langkah Pertamina

Angkutan kendaraan penyaluran BBM berproses di wilayah Tapanuli. (foto: istimewa/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengambil langkah dalam menangani kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng) hingga Sibolga.
Pertamina pun memastikan penyaluran BBM di wilayah Tapanuli dan sekitarnya saat ini berada dalam proses pemulihan secara bertahap dan terkendali, seiring optimalisasi pola distribusi dari Fuel Terminal (FT) Sibolga.
Area Manager Communication, Relations dan CSR Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menyatakan dalam menjaga keandalan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga melakukan pengaturan distribusi secara terukur dan berkelanjutan agar penyaluran BBM ke lembaga penyalur tetap berjalan serta kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi.
Sebagai langkah percepatan normalisasi, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan tambahan suplai BBM melalui pengiriman kapal menuju FT Sibolga.
"Untuk produk Pertalite dan Biosolar (B40), disiapkan total muatan masing-masing sebesar 2.000 KL dan 4.000 KL yang dijadwalkan tiba pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Sementara itu, suplai produk Pertamax sebesar 1.000 KL juga diperkirakan tiba pada periode yang sama," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).
Dengan terealisasinya tambahan suplai tersebut, penyaluran BBM ke SPBU diperkirakan akan kembali berangsur normal mulai akhir pekan ini, sehingga antrean kendaraan dapat terurai secara bertahap.
Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kelancaran distribusi BBM di wilayah tersebut.
"Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, serta menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Utara," ucapnya.























