Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Gibran Rakabuming Raka Angkat Bicara Soal Pembangunan IKN

Mistar.idKamis, 1 Januari 2026 pukul 09.46 WIB
gibran_rakabuming_raka_angkat_bicara_soal_pembangunan_ikn

IKN. (Foto: Instagram @ikn_id)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur akan terus dilanjutkan.

IKN disebutkan akan dibuat menjadi pusat pemerintahan politik Indonesia pada 2028. Kepastian kelanjutan proyek tersebut disampaikan Gibran melalui unggahan di akun Instagram resminya, @gibran_rakabuming, yang dikutip Kamis (1/1/2026).

“Pembangunan IKN pasti diteruskan dan akan diselesaikan,” ujar Gibran dalam potongan video yang ia bagikan.

Dalam unggahan tersebut, Gibran juga terlihat melakukan kunjungan langsung ke kawasan IKN. Ia berdialog dengan para pimpinan proyek, serta menyapa para pekerja di lapangan.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Masjid Negara IKN. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai target serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.

Gibran menyampaikan apresiasi atas kemajuan pembangunan Masjid Negara IKN yang telah mencapai 98,4 persen. Masjid tersebut ditargetkan rampung pada 15 Februari 2026 agar dapat digunakan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 2026.

Masjid Raya Nusantara dibangun di atas lahan seluas 32.125 meter persegi untuk area masjid, 2.221 meter persegi untuk area komersial, serta 7.340 meter persegi area penunjang. Total luas bangunan masjid mencapai 76.647 meter persegi, dengan tambahan area komersial seluas 4.080 meter persegi dan area penunjang 3.456 meter persegi. Bangunan ini terdiri dari empat lantai utama dan dua lantai mezzanine.

Pekerjaan proyek mencakup tahap persiapan, penyusunan desain detail, hingga pelaksanaan konstruksi. Lingkup konstruksi meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal dan elektronika, lanskap serta infrastruktur, sekaligus penerapan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH).

Selain masjid, Gibran juga meninjau pembangunan Gereja Basilika IKN. Hingga akhir Desember 2025, progres fisik Basilika Santo Fransiskus Xaverius telah mencapai 93,3 persen. Gereja ini dibangun di atas lahan seluas 37.781 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 18.862,68 meter persegi.

Pembangunan Basilika mencakup bangunan utama gereja, Taman Doa Jalan Salib, Taman Doa Gua Maria, Wisma Uskup, berbagai bangunan pendukung, plaza seremonial, area parkir, serta akses kawasan yang terhubung dengan rumah ibadah lain di sekitarnya.

Di kawasan peribadatan IKN juga tengah dibangun Plaza Kerukunan. Area ini dirancang sebagai ruang terbuka publik dan akan dilengkapi berbagai rumah ibadah lainnya, termasuk pura, serta sebuah monumen berbentuk segi enam yang melambangkan enam agama yang diakui di Indonesia. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN