Monday, July 20, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Gibran Jawab Wacana Kenaikan BBM, Prioritaskan Stabilitas Harga

Mistar.idKamis, 9 April 2026 pukul 19.15 WIB
gibran_jawab_wacana_kenaikan_bbm_prioritaskan_stabilitas_harga

Gibran memberikan tanggapan atas usulan JK untuk naikkan harga BBM (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons usulan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang disampaikan oleh Wakil Presiden ke-10 RI, Jusuf Kalla. Gibran menegaskan bahwa wacana tersebut tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah saat ini.

Menurut Gibran, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas agar harga BBM bersubsidi tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

“Hal tersebut tidak sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo yang secara jelas memerintahkan menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi,” ujar Gibran dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4/2026).

Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas Harga

Gibran menjelaskan bahwa pemerintah saat ini berfokus menjaga stabilitas harga energi sekaligus melakukan efisiensi dan refocusing anggaran. Langkah ini dilakukan agar masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, tidak terdampak kenaikan harga BBM.

Ia menekankan bahwa kenaikan BBM dapat memicu efek berantai, seperti lonjakan harga bahan pokok dan biaya transportasi.

“Pemerintah bertekad melindungi masyarakat lapisan bawah agar tidak terbebani dampak kenaikan harga energi,” jelasnya.

Antisipasi Dampak Geopolitik Global

Lebih lanjut, Gibran menyoroti kondisi geopolitik global yang berpotensi memicu krisis di berbagai sektor, mulai dari pangan, air, hingga energi.

Ia menyebut Indonesia relatif mampu bertahan dalam sektor pangan dan air, namun sektor energi masih menjadi tantangan yang harus diatasi melalui penguatan kemandirian energi.

Pemerintah, kata dia, terus mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan serta mempercepat transisi ke kendaraan listrik.

“Presiden juga terus mendorong akselerasi penggunaan energi terbarukan, termasuk peresmian pabrik kendaraan listrik sebagai bentuk keseriusan pemerintah,” tambahnya.

Usulan JK: BBM Naik untuk Tekan Konsumsi

Sebelumnya, Jusuf Kalla mengusulkan kenaikan harga BBM sebagai langkah untuk mengurangi konsumsi energi masyarakat, merujuk pada kebijakan yang pernah diterapkan pada 2005-2006 saat krisis.

Menurut JK, harga BBM yang lebih tinggi dapat mendorong masyarakat lebih hemat dalam penggunaan bahan bakar.

Meski demikian, ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan efisiensi energi, seperti menggunakan transportasi umum dan menghemat kebutuhan sehari-hari.

Kebijakan Energi Tetap Berpihak ke Rakyat

Perbedaan pandangan ini menunjukkan dinamika dalam merumuskan kebijakan energi nasional. Namun, pemerintah saat ini menegaskan bahwa prioritas utama tetap pada menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi.

Dengan kondisi global yang tidak menentu, kebijakan BBM menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dan kesejahteraan masyarakat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN