BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 21 November, Nelayan Diminta Waspada

Ilustrasi, BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 21 November (kiri) dan lokasi bibit siklon 97S. (foto:bmkg/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
BMKG mengeluarkan Informasi Tinggi Gelombang No. B/ME.01.02/PDGT/17/DMM/XI/2025 yang berlaku mulai 18 November 2025 pukul 07.00 WIB hingga 21 November 2025 pukul 07.00 WIB. Sejumlah wilayah perairan diperkirakan mengalami gelombang tinggi akibat pengaruh sistem cuaca di Laut Cina Selatan.
Bibit Siklon 97S Picu Kenaikan Gelombang
BMKG menjelaskan bahwa Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di posisi 19.8° LU dan 117.9° BT di Laut Cina Selatan memicu peningkatan kecepatan angin serta tinggi gelombang di berbagai wilayah perairan Indonesia.
Di wilayah Indonesia bagian utara, pola angin bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 4–25 knot.
Sementara itu, di wilayah selatan Indonesia, angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 6–30 knot.
Kecepatan angin tertinggi tercatat terjadi di Samudra Hindia barat Aceh dan Laut Arafura bagian tengah.
Wilayah Berpotensi Gelombang 1,25 – 2,5 Meter
BMKG memperingatkan potensi gelombang kategori Moderate Sea yang dapat terjadi di sejumlah perairan berikut:
- Samudra Hindia barat Aceh
- Samudra Hindia barat Nias
- Samudra Hindia barat Bengkulu
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai
- Selat Malaka bagian utara
- Samudra Hindia selatan Banten
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat
- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
- Samudra Hindia selatan Jawa Timur
- Samudra Hindia selatan Bali
- Samudra Hindia selatan NTB
- Samudra Hindia selatan NTT
- Selat Makassar bagian utara dan tengah
- Samudra Pasifik utara Maluku
- Laut Maluku
- Laut Seram
- Laut Banda
- Laut Arafura bagian utara dan tengah.
Rekomendasi Keselamatan
Kondisi gelombang pada kisaran ini dapat membahayakan:
- Perahu nelayan, jika angin mencapai ≥ 15 knot dan gelombang ≥ 1,25 meter
- Kapal tongkang, jika angin ≥ 16 knot dan gelombang ≥ 1,5 meter.
Gelombang Tinggi 2,5 – 4,0 Meter
Gelombang kategori Rough Sea dengan ketinggian 2,5–4 meter berpotensi terjadi di:
- Laut Natuna Utara
- Laut Arafura bagian barat.
Peringatan Keselamatan untuk Kapal
Gelombang dan angin pada kategori ini dapat membahayakan jenis kapal:
- Perahu nelayan (angin ≥ 15 knot, gelombang ≥ 1,25 m)
- Kapal tongkang (angin ≥ 16 knot, gelombang ≥ 1,5 m)
- Kapal ferry (angin ≥ 21 knot, gelombang ≥ 2,5 m)
Informasi ini ditandatangani pada 17 November 2025 oleh Prakirawan BMKG, Samad Adiprakuna. Demikian informasi ini dikutip dari laman resmi BMKG, Selasa (18/11/2025).
(*/hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER






















